Banjarbaru Susun Pola Konsumsi Pangan Baru, Prioritaskan Data Lapangan dan Kearifan Lokal

26 November 2025
Rakor Penyusunan Dan Penetapan Pola Konsumsi Pangan. (Sumber Foto: Media Center Banjarbaru/Newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) kembali memperkuat strategi ketahanan pangan daerah dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan dan Penetapan Pola Konsumsi Pangan yang berlangsung di Rumah Makan Wong Solo Banjarbaru, Selasa (25/11/2025).

Berbeda dari pertemuan sebelumnya, rakor kali ini menitikberatkan pada analisis mendalam terkait kondisi pola konsumsi masyarakat berdasarkan data aktual di lapangan. Melalui tema “Analisis dan Penetapan Pola Konsumsi Pangan Melalui Sinergi Lintas Sektor untuk Mendukung Ketahanan Pangan Kota Banjarbaru”, kegiatan ini mengumpulkan berbagai instansi dan stakeholder yang memiliki peran penting dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat.

Kepala DKP3 Banjarbaru Abu Yajid Bustami melalui Kepala Seksi Penganekaragaman Konsumsi Pangan Hetty Maria mengungkapkan, perlunya kolaborasi berbasis data untuk merumuskan pola konsumsi yang tepat bagi warga Banjarbaru.

“Pola konsumsi yang beragam dan bergizi seimbang bukan sekadar anjuran kesehatan, tetapi fondasi untuk menciptakan masyarakat yang produktif dan berkualitas. Untuk itu, penyusunan pola konsumsi harus memperhatikan kebutuhan gizi masyarakat sekaligus mempertimbangkan potensi pangan lokal,” ungkap Hetty.

~ Advertisements ~

Rakor tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan Akhmad Syahid Berny, yang memaparkan perkembangan pangan regional serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi pola konsumsi ideal.

Selain paparan materi, peserta rakor diajak melakukan analisis terhadap pola makan masyarakat Banjarbaru, termasuk pencapaian skor Pola Pangan Harapan (PPH), ketersediaan pangan lokal, dan indikator pendukung ketahanan pangan lainnya. Data tersebut menjadi dasar penting dalam merumuskan strategi peningkatan konsumsi pangan beragam namun tetap berpihak pada potensi daerah.

Pemerintah Kota Banjarbaru menargetkan hasil rakor ini dapat menghasilkan pedoman pola konsumsi pangan yang lebih aplikatif, mudah diterapkan, dan sesuai karakteristik masyarakat.

Dengan langkah ini, Banjarbaru berharap mampu membangun budaya konsumsi pangan yang sehat dan aman sekaligus menunjang ketahanan pangan yang berkelanjutan di masa mendatang. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog