NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Pemerintah Desa Sebelimbingan mencatat pembangunan halaman kantor desa (paping) sebagai program fisik yang paling berdampak bagi masyarakat sepanjang tahun ini. Pembangunan ini didanai melalui Alokasi Dana Desa (ADD) dan Bantuan Pembagian Hasil Pajak Daerah (BPBD).
Kepala Desa Sebelimbingan, Akhmad Zaenuri, menjelaskan bahwa proyek fisik ini sekaligus menjadi contoh komitmen desa dalam pembangunan yang memberdayakan masyarakat.
“Yang paling berdampak adalah kegiatan paving halaman kantor desa,” ujar Akhmad Zaenuri, Sabtu (6/12/2025).
Ia menambahkan, pelaksanaan pembangunan tersebut memprioritaskan tenaga kerja lokal, di mana empat dari enam pekerja merupakan warga setempat, sehingga turut menopang perekonomian desa.
Tantangan terbesar yang dihadapi desa saat menjalankan program adalah memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurut Akhmad Zaenuri, masyarakat harus memahami bahwa program desa bukan sekadar keinginan pribadi, melainkan harus didukung dan wajib mengikuti aturan yang berlaku dari pemerintah atasan.
Selain edukasi, desa juga dihadapkan pada kendala anggaran. Meskipun jalan dan infrastruktur menjadi prioritas tahun depan, anggaran fisik yang bersumber dari Dana Desa (DD) sangat terbatas karena adanya pemangkasan.
Mengenai peran generasi muda, Desa Sebelimbingan berharap kaum muda ikut serta dalam pembangunan desa, baik melalui kerja bakti dalam proyek fisik maupun menghidupkan kegiatan sosial seperti budaya dan olahraga.
Partisipasi pemuda dinilai cukup baik, terutama dalam event budaya lokal, salah satunya kegiatan Wisata Meranti.
Namun, Akhmad Zaenuri mengakui Desa Sebelimbingan menghadapi tantangan unik: migrasi penduduk usia produktif. “Karakteristik warga Desa Sebelimbingan itu habis lulus sekolah sudah tidak ada lagi di desa. Jadi kalau mau mencari pemuda, susah,” keluhnya.
Melihat kondisi tersebut, pemerintah desa hanya bisa menunggu arahan regulasi baru, termasuk rencana program Operasi Desa Merah Putih yang dijadwalkan masuk pada tahun 2026, sambil berharap ada peningkatan anggaran untuk pembangunan fisik.(nw)
Reporter: Rizal Efendi
