Pelatihan Ternak Babi dan Itik Resmi Ditutup, LPDN Kalteng Dorong Kemandirian Peternak Perempuan

Seluruh peserta dan panitia foto bersama usai kegitan pelatihan di tutup. ( foto : Winda/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Pelatihan peningkatan kapasitas peternak dalam pengembangan usaha ternak babi dan itik yang digagas Koperasi Tinggang Permata Asih resmi ditutup pada Senin (15/12/2025). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi kelompok peternak perempuan di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas.

Penutupan pelatihan dilakukan langsung oleh Ketua Lembaga Perempuan Dayak Nasional (LPDN) Kalimantan Tengah, Dr. Debora, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini merupakan program kerja LPDN Provinsi Kalimantan Tengah yang dinakhodai oleh Ir. Nyelong Inga Simon, bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah.

Pelatihan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari para peserta. Mereka menilai kegiatan ini memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan untuk mengembangkan usaha peternakan secara mandiri dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Dr. Debora menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan, khususnya LPDN Kabupaten Pulang Pisau yang telah memfasilitasi kegiatan sejak awal hingga penutupan.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Kami berharap ilmu dan materi yang disampaikan oleh para narasumber tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan, tetapi benar-benar diterapkan di rumah masing-masing dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Pulang Pisau dan Kapuas,” ujarnya.

Ia menekankan, usaha peternakan dapat dimulai dari skala kecil, seperti memelihara 10 ekor itik atau sepasang ternak babi, kemudian dikembangkan secara bertahap dengan perawatan yang baik hingga menghasilkan nilai ekonomi yang lebih besar.

“Mulailah dari yang kecil, dirawat dengan sungguh-sungguh, maka hasilnya akan terus berkembang. Ke depan, kami berharap dapat kembali bertemu dalam pelatihan-pelatihan lanjutan yang diselenggarakan oleh LPDN Provinsi Kalimantan Tengah,” tambahnya.

Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari teknik budidaya ternak yang baik dan benar, manajemen pakan, kesehatan hewan, hingga pengendalian penyakit ternak. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman tentang pengelolaan usaha, perhitungan biaya produksi, serta analisis keuntungan usaha peternakan.

Tak hanya aspek teknis, pelatihan ini juga memperkenalkan teknologi sederhana dan inovasi di bidang peternakan, mendorong terbentuknya kelompok usaha ternak berbasis komunitas perempuan Dayak, serta memperkuat jejaring antara peternak, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, LPDN Provinsi Kalimantan Tengah berharap para peserta dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus memperkuat peran perempuan Dayak dalam sektor peternakan.

Salah satu peserta pelatihan, Karinah Asih, mengaku sangat terkesan dan merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut.

“Kami sangat senang mengikuti pelatihan ini. Harapannya kegiatan seperti ini terus berlanjut, sehingga ilmu yang kami peroleh bisa dimanfaatkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ungkapnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog