NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Posko Relawan RT 19 yang beroperasi pada momen peringatan 5 Rajab tahun ini mencatat lonjakan signifikan jumlah jemaah yang datang. Jika pada tahun pertama pembukaan posko jumlah porsi untuk jemaah sekitar 1.500 porsi, maka pada tahun ini jumlahnya meningkat hampir dua kali lipat, mendekati 3.000 porsi.
Ketua Koordinator dan Penghimpun Dana Posko RT 19, Deni Afrian mengatakan, posko tersebut baru dua kali dibuka sejak pertama kali digelar. Namun, antusiasme jemaah yang datang tahun ini jauh melampaui perkiraan panitia.
“Terlihat banget lonjakannya, sampai kita kewalahan. Beras saja yang terhitung sudah mencapai 240 liter, itu belum termasuk yang tidak sempat terdata. Banyak sekali,” ujar Deni, Minggu (28/12/2025).
Besarnya jumlah jemaah juga berdampak pada kapasitas tempat makan yang disediakan. Panitia awalnya menyiapkan sekitar 100 tempat duduk dengan sistem bergantian, namun jumlah jemaah yang makan di lokasi ternyata melebihi kapasitas tersebut.
“Kita perkirakan cukup 100 tempat duduk untuk bergantian, ternyata yang makan di sini lebih dari itu. Sampai kita buka area makan meluas ke lapak-lapak,” katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah, posko RT 19 menyediakan sembilan jenis menu makanan. Menu tersebut di antaranya ayam masak habang, telur masak habang, kambing gulai, kambing kari, rawon, telur kari, ayam goreng, telang masak asam manis, serta telang betanak dan telur telang betanak.
Posko makan gratis ini mulai dibuka sejak Jumat dan direncanakan beroperasi hingga Senin malam. Panitia juga memastikan layanan makan gratis tetap tersedia hingga hari terakhir kegiatan.
“Besok masih ada makan gratis. Menunya nasi kuning, dan dagingnya masih kita tambah,” jelas Deni.
Deni menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna kepada seluruh jemaah yang hadir pada momen 5 Rajab tahun ini. Ia berharap kebersamaan yang terjalin dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
“Pesannya mudah saja, mudah-mudahan kita diberi umur panjang, bisa menjumpai momen 5 rajab tahun depan dan berkumpul bersama lagi ke depannya,” tuturnya.
Seluruh kebutuhan posko bersumber dari sumbangan warga komplek RT 19 serta bantuan dari warga luar komplek, termasuk keluarga dan donatur yang berada di luar kota.(nw)
