Perluas Layanan Pemadam, DPKP Banjar Aktifkan Sektor Damkar Mataraman

2 Februari 2026
Sektor Mataraman DPKP Banjar. (Foto : DPKP Banjar/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar mulai memperluas jangkauan layanan dengan mengoperasikan Pos Sektor Pemadam Kebakaran di Kecamatan Mataraman sejak 1 Februari 2026.

Kepala DPKP Kabupaten Banjar, Agus Siswanto menyampaikan, pengoperasian sektor tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kecepatan respons penanganan kebakaran dan operasi penyelamatan di wilayah Kabupaten Banjar.

“Pos sektor di Kecamatan Mataraman sudah mulai aktif per 1 Februari 2026. Untuk tahap awal, kami menyiagakan satu unit mobil pemadam dengan kapasitas 4.000 liter air serta sembilan personel,” ujarnya, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, personel yang ditempatkan di sektor Mataraman berasal dari markas induk. Meski jumlahnya masih terbatas, keberadaan sektor ini diharapkan mampu mempercepat waktu tanggap petugas terhadap kejadian kebakaran maupun kondisi darurat lainnya di wilayah sekitar.

Agus mengatakan, pembentukan sektor pemadam kebakaran di tingkat kecamatan merupakan langkah strategis untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 114 Tahun 2018.

“Respon time yang ditetapkan maksimal 15 menit. Dengan jarak layanan ideal sekitar 7,5 kilometer, maka pembentukan sektor di kecamatan menjadi solusi agar pelayanan lebih cepat dan efektif,” jelasnya.

Saat ini DPKP Kabupaten Banjar telah memiliki dua sektor pemadam kebakaran, yakni di Kecamatan Gambut dan Kecamatan Mataraman. Ke depan, DPKP Banjar juga menargetkan penambahan sektor baru di Kecamatan Simpang Empat pada tahun 2026.

“Untuk sektor Simpang Empat, lahannya sudah disiapkan oleh pihak kecamatan dan lokasinya berada di dekat kantor kecamatan,” ungkapnya.

Terkait tantangan, Agus mengakui ketersediaan lahan masih menjadi kendala di beberapa wilayah. Namun, ia bersyukur sektor Mataraman dan Simpang Empat memiliki lokasi yang strategis serta mudah dijangkau.

“Lokasinya dekat dengan kantor kecamatan sehingga koordinasi dengan unsur TNI, Polri, dan relawan bisa berjalan lebih baik,” tuturnya.

Untuk saat ini DPKP Banjar masih mengoptimalkan personel yang tersedia. Dalam satu peleton, terdapat sekitar 23 hingga 25 personel yang bertugas dengan sistem kerja 1×24 jam.

“Walaupun personel terbatas, kami tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” tutupnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog