PKB Kalsel Geber Safari Ramadhan di Dua Wilayah, Gelar Kegiatan Khataman di Ponpes hingga Target Kemenangan

by
27 Februari 2026
Ketua DPW PKB Kalsel, Dr. H. Cucun A. Syamsurijal, M.A.P saat memberikan arahan. (Foto : ist/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan komitmen kuat dalam mempererat silaturahmi dan memperjuangkan aspirasi umat melalui rangkaian Safari Ramadhan.

Kegiatan ini diisi dengan Khataman Al-Qur’an di Pondok Pesantren Waratsatul Fuqoha, Banjarbaru, serta Tadarus dan Ngaji Bareng di Sekretariat DPC PKB Kabupaten Banjar, Kamis (26/02/2026).

Di Ponpes Waratsatul Fuqoha, Cucun menyoroti implementasi UU No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Ia menjelaskan bahwa undang-undang tersebut adalah payung hukum yang menjamin pengakuan negara terhadap fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh pesantren.

Lanjut Cucun, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui Menko Pemberdayaan Masyarakat Gus Muhaimin, pemerintah siap melakukan revitalisasi infrastruktur serta pemberdayaan ekonomi pesantren secara komprehensif.

~ Advertisements ~

“Santri harus percaya diri dan melek teknologi digital. Negara sudah memberikan rekognisi setara, jadi jangan takut bermimpi besar menjadi pemimpin masa depan,” pesan Cucun di hadapan para santri Waratsatul Fuqoha Banjar Baru.

Selain itu, Ketua DPW PKB Kalsel, Dr. H. Cucun A. Syamsurijal, M.A.P., menegaskan bahwa kehadiran PKB bukan sekadar momentum politik lima tahunan.

“PKB hadir bukan untuk politik musiman. Kiprah kader harus dirasakan rakyat setiap saat, kapan pun dan di mana pun,” tegas Cucun yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI ini.

Senada dengan Kota Banjarbaru, di Kabupaten Banjar Cucun memberikan suntikan semangat kepada seluruh kader untuk meningkatkan prestasi politik, yakni menargetkan kenaikan kursi dari 5 menjadi 10 kursi di DPRD Kabupaten Banjar.

Namun, ia mengingatkan agar orientasi kekuasaan tetap pada pengabdian bukan sekedar jabatan semata.

“Kader jangan hanya mengejar jabatan, tapi jadilah pelayan rakyat. Keberkahan Al-Qur’an harus menjadi energi bagi kita untuk melanjutkan perjuangan para ulama dan tuan guru,” tambahnya.

Rangkaian acara ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di Kota Banjarbaru antara lain:

Dr. KH. Muslih Amri, Ketua PCNU Banjarbaru, Ustadz Syihabuddin, Lc, Pimpinan Pondok Pesantren Waratsatul Fuqoha, Para Muassis dan Ustadz ponpes, Habib Abu Bakar (Malang), Jajaran pengurus DPW PKB Kalsel dan DPC PKB Banjarbaru, Anggota DPRD Provinsi Kalsel serta Anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Kalsel dari Fraksi PKB, Fataya NU dan Musimat NU

Sementara itu di Kabupaten Banjar turut dihadiri Dr. H. Ahmad Fauzan Saleh, M.Ag. (Katib Syuriah PWNU Kalsel), Jajaran pengurus DPW PKB Kalsel dan DPC PKB Kab. Banjar, Anggota DPRD Provinsi Kalsel serta Anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Kalsel dari Fraksi PKB, Perwakilan Bawaslu dan KPU Kabupaten Banjar, serta badan otonom NU seperti IPNU, IPPNU, PMII, Fatayat NU, dan Muslimat NU.

Sebagai bentuk nyata kepedulian, acara ditutup dengan pemberian santunan kepada ustadz dan santri, serta penyerahan simbolis paket Ramadhan kepada para kader, pengurus, dan para tuan guru.

Momen ini mempertegas posisi PKB sebagai partai yang lahir dari rahim pesantren dan konsisten mengawal aspirasi “kaum sarungan” di Bumi Lambung Mangkurat, Tanah Banua.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog