NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta mendorong penguatan pelayanan kemanusiaan dan ketersediaan darah bagi masyarakat saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pulang Pisau di Aula Dinas Kesehatan, Jumat (12/06/2026).
Dalam kesempatan itu, ia berharap PMI Pulang Pisau ke depan dapat memiliki bank darah sendiri guna menunjang pelayanan yang lebih optimal.
Saat menyampaikan sambutan, Ahmad Jayadikarta menilai keberadaan PMI memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan, terutama dalam memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan transfusi.

“Dengan adanya PMI Pulang Pisau, kita berharap dapat membantu rumah sakit dan masyarakat. Ini sangat penting dan sangat urgen terkait kebutuhan darah serta keselamatan pasien yang memerlukan transfusi darah,” ujarnya.
Menurutnya, PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang selama ini hadir membantu masyarakat dalam berbagai kondisi darurat, termasuk saat kebutuhan darah meningkat.
Ia menegaskan, pelayanan kemanusiaan yang diberikan PMI harus terus diperkuat melalui dukungan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, fasilitas kesehatan maupun masyarakat.
“PMI hadir di tengah-tengah kita untuk membantu masyarakat Pulang Pisau yang memerlukan darah dan sebagai wujud pelayanan kemanusiaan. Itulah pentingnya keberadaan PMI di Kabupaten Pulang Pisau,” katanya.
Dalam forum Muskab tersebut, Jayadikarta juga berharap kepengurusan PMI yang akan terpilih mampu membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurut dia, kolaborasi yang baik akan memudahkan PMI dalam menjalankan program-program kemanusiaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, ia menaruh harapan besar agar PMI Kabupaten Pulang Pisau suatu saat dapat memiliki bank darah sendiri. Saat ini, penyimpanan darah masih memanfaatkan fasilitas yang tersedia di rumah sakit.
“Saya berharap ke depan PMI bisa memiliki bank darah sendiri. Karena di banyak daerah, rata-rata bank darah dimiliki oleh PMI. Ini menjadi harapan saya sebagai Wakil Bupati,” tegasnya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa yang paling utama adalah memastikan kebutuhan darah masyarakat tetap terpenuhi kapan pun diperlukan.
“Harapan pemerintah daerah, siapa pun warga Pulang Pisau yang dalam kondisi kritis dan memerlukan darah, PMI selalu hadir membantu memenuhi kebutuhan darah tersebut,” pungkasnya.
Muskab PMI Kabupaten Pulang Pisau menjadi agenda penting untuk mengevaluasi program kerja organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru yang akan memimpin PMI dalam periode mendatang. Selain itu, forum tersebut juga diharapkan menghasilkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Pulang Pisau. (nw)
Reporter : Winda
