Pemko Gelar Lomba Desain Sasirangan Salah Satu Upaya Mendorong UMKM ke Pasar Global

29 Juli 2026
Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik, Marhain Rahman yang mewakili Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby membuka secara langsung kegiatan Lomba Desain Produk Unggulan Sasirangan Pewarna Alam se-Kota Banjarbaru Tahun 2026. (Foto : MC/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU –Pemkot Banjarbaru gelar Lomba Desain Produk Unggulan Sasirangan Pewarna Alam se-Kota Banjarbaru Tahun 2026 untuk Semarakkan pelestarian budaya lokal berpadu dengan inovasi ramah lingkungan di MESS L Kota Banjarbaru pada Selasa (28/07/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas dan hasil maksimal dalam bidang fashion, serta mengangkat para pelaku UMKM bisa berkembang lebih jauh lagi.

Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik, Marhain Rahman yang mewakili Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby membuka secara langsung kegiatan tersebut, yang diharapkan menjadi ruang kreasi sekaligus pembuktian bagi para pelaku industri kreatif di Kota Idaman.

Marhain mengatakan penyelenggaraan lomba tersebut  menjadi bukti konkret bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru tidak main-main dalam membina sektor riil.

“Pemkot memberikan dukungan penuh terhadap pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan fokus dan perhatian khusus pada pengembangan ekosistem industri kain Sasirangan,” terangnya.

Ia juga menyampaikan fasilitasi, pelatihan, hingga panggung kompetisi seperti ini terus didorong oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Banjarbaru agar para perajin lokal tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas dan mendominasi pasar yang lebih luas.

“Pemkot Banjarbaru sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Dengan mengusung tema Sasirangan Kontemporer, lomba ini dinilai sangat relevan dengan tantangan industri fashion saat ini.Sasirangan harus tetap mempertahankan nilai tradisi, namun tetap harus mampu mengikuti selera pasar modern. Kegiatan ini jadi ruang bagi para pelaku industri kreatif untuk melahirkan inovasi, meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus memperkuat identitas budaya Banjar,” ujarnya.

Marhain menambahkan, bahwa tren dunia saat ini sedang bergerak menuju konsep keberlanjutan. Indonesia terus mengampanyekan penggunaan produk fashion yang lebih ramah lingkungan.

“Sejalan dengan komitmen berbagai negara, Sasirangan berbahan pewarna alam memiliki nilai tambah serta peluang yang semakin besar untuk bersaing keras di pasar nasional maupun internasional,” tambahnya.

“Karya-karya yang lahir dari ajang di MESS L ini diharapkan mampu menjadi lokomotif pengembangan Sasirangan Banjarbaru agar semakin dikenal luas, membanggakan daerah, dan membawa dampak kesejahteraan nyata bagi masyarakat,” pungkas Marhain.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog