NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Desa Bayur, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, dilanda banjir akibat luapan air sungai di wilayah setempat, Senin (30/3/2026). Ketinggian air mulai naik sejak pukul 15.00 Wita hingga menimbulkan kepanikan warga.
Dalam video yang beredar luas di masyarakat, tampak aliran air yang cukup deras di pemukiman warga. Derasnya aliran air dinilai membahayakan karena berpotensi menghanyutkan. Sejumlah warga tampak berjalan di tengah aliran air, diduga hendak mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kepala Desa Tundakan, Syafi’i menyebut, air mulai naik sekitar pukul 15.00 Wita. Karena aliran air cukup deras dan bergerak menuju Desa Tundakan di wilayah hilir, Syafi’i meminta warga untuk waspada.
“Kami minta masyarakat Desa Tundakan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan debit air,” tegasnya.

Ia menjelaskan, aliran air dari wilayah Bayur akan terus bergerak dan sampai di Desa Tundakan dalam tiga jam. Pemerintah desa pun mulai bersiap dan terus memantau ketinggian air untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya genangan ke wilayah lain.
“Kami mulai siaga dan melakukan pemantauan,” jelasnya.


Syafi’i juga mengingatkan bahwa kejadian serupa pernah terjadi pada tahun 2013 dan 2019 yang cukup berdampak bagi warga. Pada masa itu, air sungai meluap dan bergerak dari Desa Bayur ke Desa Tundakan, lalu ke Desa Sikontan hingga bermuara di Desa Badalungga Hilir.

Pemerintah desa pun mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk tetap waspada dan terus memantau perkembangan debit air. (nw)

Reporter: Nasrullah
