Bersiap, Setiap Akhir Pekan Sebagian Jalan Panglima Batur Ditutup, Ada Apa?

by
2 April 2026
Screenshot Perwali tentang CFD yang akan dilaksanakan di jalan Panglima Batur. (Foto : SS Perwali/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru akan memperluas area Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) yang awalnya ahnaya seputaran lapangan dr Murdjani kini akan merambah ke sebagian Jalan Panglima Batur yang diterapkan setiap akhir pekan.

Kepala Dinas Perhubungan Banjarbaru Muhammad Mirhan, di Balaikota Banjarbaru, Rabu (1/04/2026) disela –selarapat finalisasi Hari Jadi Kota Banjarbaru ke 27 mengatakan, penerapan perdana CFD dijadwalkan tanggal 12 April 2026.

~ Advertisements ~

“Alhamdulillah Peraturan Wali Kota Banjarbaru Nomor 5 Tahun 2026 sudah terbit yang akan menjadi dasar hukum CFD dan diterapkan pada sebagian ruas Jalan Panglima Batur mulai 12 April 2026 pukul 06.00-09.00 WITA,” terangnya.

Sementara itu, Kabid LLAJ Adi Royan dihadapan sejumlah awak media mengungkapkan, lokasi CFD yang sebelumnya diberlakukan di kawasan sekitar Lapangan Dr Murdjani depan Balaikota dipindahkan pada sebagian Jalan Panglima Batur dengan panjang kurang lebih 1,7 kilometer.

~ Advertisements ~

Adi Royan menyebutkan, ruas jalan yang digunakan meliputi jalur dari putaran balik jalan (U-turn) di sekitar Masjid Khanzul Khairat hingga U-turn depan Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalselteng.

“Saat CFD, akses lalu lintas tidak ditutup sepenuhnya karena sejumlah titik masih dapat digunakan untuk menyeberang, di antaranya di kawasan Jalan Pangeran Suriansyah baik sisi utara maupun selatan,” ucapnya.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Ia juga menjelaskan bahwa Dishub Banjarbaru bersama Satlantas Polres Banjarbaru, Dinas Porabudpar dan Satuan Polisi PP siap melakukan sosialisasi program CFD kepada masyarakat yang dilaksanakan secara bertahap.

~ Advertisements ~

Lebih jauh Adi Royan menjelaskan, Pemkot Banjarbaru turut membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi saat penerapan program tertib lalu lintas itu dengan syarat tidak berjualan di atas trotoar maupun badan jalan.

~ Advertisements ~

“Pelaku UMKM boleh berjualan dengan memanfaatkan halaman rumah atau toko tetap harus koordinasi dengan pemiliknya. Kami berharap setelah pukul 09.00 WITA, kondisi jalan kembali normal,” ucapnya.

Adi berharap, program CFD dapat menjadi ruang aktivitas masyarakat terutama pada akhir pekan sekaligus juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Kota Idaman tersebut.(nw)

~ Advertisements ~

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog