Gubernur Muhidin Buka Police Expo 2026; Mendekatkan Polri dengan Masyarakat

by
26 Juni 2026
Police Expo 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Hall Atrium 1 Duta Mall Banjarmasin, Kamis (25/6/2026). (foto: adpim)

NEWSWAY.CO.ID, KALSEL– Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Gubernur Kalsel, H. Muhidin bersama Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel secara resmi membuka Police Expo 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Hall Atrium 1 Duta Mall Banjarmasin, Kamis (25/6/2026).

Police Expo menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui berbagai layanan, edukasi, hiburan, dan kegiatan kreatif. Kegiatan yang digelar oleh Polda Kalsel ini berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Juni 2026.

Berbagai fasilitas dan kegiatan dihadirkan untuk masyarakat. Seperti layanan publik terpadu yang menyediakan pembuatan paspor bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kalsel dengan kuota 30 paspor setiap hari. Pengunjung juga dapat menyaksikan pameran peralatan taktis kepolisian dan berbagai inovasi teknologi, termasuk pengenalan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector.

~ Advertisements ~

Police Expo juga menyediakan ruang kreativitas bagi anak-anak dan generasi muda melalui berbagai kegiatan edukatif dan hiburan. Di antaranya lomba mewarnai, stand Bhayangkari yang menampilkan program pendidikan TK Kemala Bhayangkari, hingga panggung hiburan yang terbuka bagi masyarakat umum.

Pertunjukan menarik turut dihadirkan. Seperti Fashion Show Polisi Cilik, peragaan busana personel Polri, talk show interaktif, serta panggung hiburan yang akan menjadi penutup rangkaian acara pada hari terakhir.

Daya tarik lainnya pelaksanaan Turnamen Esports Kapolda Cup Series 3.  Turnamen tersebut mempertandingkan sejumlah cabang permainan populer, yakni Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, serta kompetisi Cosplay.

Antusias masyarakat begitu tinggi dengan kegiatan ini. Tercatat, total 3.571 peserta mengikuti berbagai kategori perlombaan. Tidak hanya berasal dari Kalimantan Selatan, peserta juga datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Bangka Belitung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Selatan, serta sejumlah provinsi di Pulau Kalimantan.

Tim yang berhasil meraih gelar juara pada cabang Mobile Legends akan mewakili Polda Kalsel dalam ajang Kapolri Cup yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Juli 2026 mendatang.

Sementara Gubernur Kalsel, H. Muhidin menyampaikan penghargaan kepada Kapolda Kalsel beserta seluruh jajaran kepolisian yang selama ini telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, berbagai agenda penting daerah dapat terlaksana dengan aman dan lancar berkat dukungan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.  “Saya menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Kapolda beserta seluruh jajaran Kepolisian Kalsel, yang selama ini telah terjalin sinergi yang sangat baik dengan pemerintah daerah dalam melayani masyarakat dan menjaga keamanan daerah banua Kalsel,” ujarnya.

Police Expo 2026 menurut Haji Muhidin menjadi sarana yang tepat untuk memperlihatkan wajah Polri yang humanis, modern, dan semakin dekat dengan masyarakat. Berbagai layanan publik, pameran, edukasi, dukungan bagi pelaku usaha, hingga ruang kreativitas bagi generasi muda turut dihadirkan dalam kegiatan tersebut.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kalsel untuk meramaikan Polis Expo yang berlangsung hingga akhir pekan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat. Muhidin menyatakan, sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat sehingga tercipta rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.  

“Dengan kondisi keamanan yang terjaga, Kalimantan Selatan diyakini akan semakin maju menuju kesejahteraan yang dicita-citakan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa Police Expo 2026 bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

“Police Expo 2026 ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polda Kalsel dalam membangun keterbukaan informasi, mendekatkan jangkauan pelayanan, serta terus memupuk dan meningkatkan kepercayaan publik (public trust),” ujarnya.

Dituturkan, melalui berbagai ruang edukasi dan interaksi yang disediakan selama pelaksanaan expo, masyarakat diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat tugas dan fungsi kepolisian. Selain itu, masyarakat juga dapat berinteraksi langsung dengan personel Polri serta memperoleh informasi mengenai berbagai layanan yang tersedia.

“Melalui ruang edukasi dan interaksi yang positif ini, kami ingin meruntuhkan sekat jarak agar Polri bisa hadir lebih dekat di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Police Expo 2026 menghadirkan berbagai program yang telah disiapkan oleh jajaran teknis kepolisian. Mulai dari layanan publik, pameran peralatan kepolisian, edukasi keamanan, hingga pengenalan berbagai inovasi dan teknologi modern yang digunakan dalam mendukung tugas kepolisian.

“Expo ini menjadi sarana interaktif bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai fungsi kepolisian, ragam inovasi pelayanan publik, hingga pemanfaatan teknologi modern yang kami terapkan. Ini adalah upaya berkelanjutan kami dalam menjaga kamtibmas, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat secara prima,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengukuhan Ibu Asuh Polisi Cilik Banua Polda Kalimantan Selatan, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan berbagai stan pameran, pelayanan publik, serta produk mitra yang turut memeriahkan Police Expo 2026.

Pembukaan Police Expo 2026 turut dihadiri Kabinda Kalsel, Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan, Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, perwakilan Danlanud Sjamsudin Noor, Mayor Sus Ahmad, serta Danlanal Banjarmasin, Letkol Laut (P) Galih Nurna Putra.

Hadir pula kalangan akademisi Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UIN Antasari Banjarmasin Dr. Irfan Noor, Ketua STIE Sultan Adam Prof. Dr. H. Muhammad Hadin Muhjad, serta Kepala Pusat Studi Kepolisian ULM Prof. Rahmida Erliyani. Turut berhadir Kakanwil PT Jasa Raharja Kalsel, Ahmad Artakan Nugraha, Kakanwil Ditjen Imigrasi Kalsel, Ian Welly Wiguna, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Yoga Priya Prakoso Wardoyo, serta Kepala Bapenda Kalsel, Subhan Nor Yaumil.

Kegiatan juga dihadiri Wakapolda Kalsel beserta Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel dan jajaran, Ketua DPD Laung Kuning Kalsel Ichsan Setiawan, Ketua Organisasi masyarakat Dayak, Kulon Salam, serta perwakilan sejumlah mitra strategis seperti Duta Mall Banjarmasin, Telkom Indonesia, Telkomsel, Sinar Mas Group, Wings Group, Sebuku Coal Group, Bank Kalsel, dan PT Moko Group, serta para undangan lainnya. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog