Pasar Murah ke-54 Disperindag Balangan Sukses, Sembako Habis Diborong Warga

7 Agustus 2026
Antusiasme warga saat berbelanja pada pasar murah Disperindag Balangan di Desa Lamida Bawah. (Foto: istimewa/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menghadirkan pasar murah sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan kali ini berlangsung di Desa Lamida Bawah, Kecamatan Paringin, Rabu (5/8/2026).

Pasar murah tersebut merupakan pelaksanaan ke-54 sepanjang tahun 2026. Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai hingga seluruh kebutuhan pokok yang disediakan ludes dibeli warga.

Analis Perdagangan Disperindag Kabupaten Balangan, Asbit, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk meringankan beban masyarakat, terutama menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang umumnya diiringi meningkatnya kebutuhan dan harga sejumlah bahan pokok.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar dan seluruh barang yang kami bawa habis dibeli warga. Selain sembako, kami juga menyediakan produk Teh Gunung Satria, Wings Food, serta melibatkan pelaku UMKM Balangan,” katanya.

Menurut Asbit, pasar murah menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Balangan dalam menjaga stabilitas harga serta mengendalikan laju inflasi daerah. Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran sekaligus mendukung pemasaran produk lokal.

Selain menghadirkan sembako bersubsidi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah promosi bagi produk UMKM dan mitra usaha yang turut berpartisipasi sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pelaku usaha lokal.

Ketua PKK Desa Lamida Bawah, Mahriyani, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pasar murah di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang bulan Maulid.

“Saya selaku Ketua PKK sangat gembira karena menjelang bulan Maulid, kebutuhan pokok seperti gula, minyak goreng, bawang, dan telur sangat diperlukan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap program pasar murah dapat terus berlanjut dan kembali dilaksanakan di Desa Lamida Bawah pada kesempatan berikutnya agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat.

Jika ingin lebih cocok untuk media online, lead berita juga bisa dibuat lebih kuat, misalnya diawali dengan fakta bahwa seluruh stok sembako habis terjual sebagai nilai berita utama.(nw)

Reporter : M Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog