NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, dalamnya lahan gambut dan akses hingga ketitik api yang masih sulit mengakitbatkan petugas pemadaman dari Polda Kalsdel dan jajaran cukup kesulitan menjinakan api di bawah tanah.
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr RosyantoYudha Hermawan didampingi Wakapolda Brigjen Pol Noviar, S.I.K. memimpin pemadaman hingga larut malam.
Petugas gabungan dari Polda Kalsel, Brimob dan Polres Banjar langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman sejak pukul 16.00 Wita, hanya istirahat untuk menjalankan salat magrib dan makan para petugas kembalimenyisir titik api.
“Sejak pukul 16.00 Wita tadi kami melakukan pemadaman di lokasi Jalan Gubernur Syarkawi ini. Lahan yang ada di sini kurang lebih sekitar enam setengah hektar dan kami dari Polda dan dari Polres Banjar ini kita berupaya untuk melakukan pemadaman,” ujar Kapolda Rabu,(23/09/2026) malam.
Untuk metode pemadaman, Kapolda mengatakan pihaknya tidak hanya mengandalkan air biasa, penggunaan bioflok untuk mendekatkan air ke titik api masih menjadi ujung tombak pemadaman.
“Kita kumpulkan air di beberapa kolam bioflok yang kami sebar di sini dan kita isi dengan cairan Surfaktan yang kami miliki dan kita terus maju sampai ke tengah karena apinya ada di tengah,” jelasnya.
Strategi pemadaman dilakukan dari pinggir lahan menuju ke pusat titik api, hingga petang, sebagian besar api berhasil dikuasai.
“Alhamdulillah sudah padam dan tinggal sedikit titik-titik api yang mungkin belum kena siram nanti setelah salat ini kita akan lanjutkan lagi untuk kita tuntaskan,” katanya.
Dari total 6,5 hektare, area yang benar-benar terdampak terbakar sekitar 2,8 hektare, namun petugas mengamankan seluruh perimeter agar api tidak merembet ke lahan yang belum terbakar.
“Selain jalur darat, pemadaman juga dibantu dari udara melalui water bombing. Tadi kita juga koordinasi dengan water bombing. Ada beberapa mereka menjatuhkan air terutama di tengah karena kita masih agak kesulitan menuju ke tengah masih banyak pohon-pohonnya,” ungkapnya.
Kapolda juga mengatakan untuk operasi pemadaman tersebut, sedikitnya 80 personil gabungan dikerahkan.
“Kurang lebih di sini ada 80 personil dilibatkan, ada dari Polda, dari Brimob, dari Samapta, dari pejabat utama Polda juga hadir di sini, dari Polres, Kapolres, pejabat utama Polres, Kapolsek dan anggota-anggota Samapta Polres hadir juga di sini,” pungkasnya.
Hingga malam, satgas darat masih bertahan di lokasi untuk melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.
Bupati Banjar, H Saidi Mansyur juga terlihat hadir di lapangan pada malam hari untuk melihat langsung kondisi kebakaran yang terjadi, bahkan dari pantauan newsway.co.id di lapangan hingga pukul 22. 30 Wita masih muncul beberapa titik api yang menyala besar.(nw)
