NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Penasehat Ahli Kapolri Bidang Kepemudaan, Andi Soebjakto Molanggato, membeberkan teknik inovatif yang digunakan Polda Kalimantan Selatan dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut yang dalam seusai meninjau langsung di lokasi karhutla, Kota Banjarbaru.
Teknik yang disebut “suntik gambut” itu dinilai sangat efektif untuk kebakaran yang tidak bisa dipadamkan hanya dengan semprotan air dari atas.
“Saya mau katakan ini adalah “Metode Kapolda” menyuntikkan bahan surfaktan melalui pipa ke dalam gambut yang gambut itu kalau di sini bisa lebih dari tiga meter dengan cara menemukan dulu titik apinya melalui metode panel drone,” ujar Rabu (3/9/2026).
Ia menjelaskan prosesnya tidak sembarangan, bahkan ia juga mengapresiasi penggunaan drone thermal untuk menemukan titik panas di bawah permukaan.
“Setelah ditemukan tadi saya lihat tadi ada 350 derajat ke permukaan tiga meter. Setelah ditemukan titiknya lewat drone. Drone diperlukan untuk menemukan titik panas. Nah setelah kemudian ditemukan baru diinjeksi disuntik dengan bahan tadi penurunan suhu panas sangat cepat,hanya perlu waktu tidaksampai satu menit sudah mencapai 36 derajad,” katanya.
Andi juga apresiasi kinerja Surfaktan yang mengeluarkan cairan busa untuk menutup rongga-rongga oksigen di dalam gambut.
“Fungsinya untuk memenuhi ruang rongga di gambut tadi dengan busa sehingga mematahkan oksigen, menarik oksigen sehingga akhirnya pada akhirnya itu kita lihat situasinya jadi dingin, udara sekitarnya dingin karena di atas juga dikasih semprotan tadi cairan tadi,” jelasnya.
Ia menyebut metode tersebut adalah kombinasi serangan dari bawah dan atas.
“Di bawah ditekan dengan diikat dengan busa, di atas dikasih air sehingga dingin dan ingat ini bahan organik semua sehingga mungkin akan menjadi mengalami kesuburan yang luar biasa,” tambahnya.

Andi memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Polda Kalsel yang terus berkerja di lokasi,termasuk mengapresiasi Polda Kalsel juga menggandeng berbagai komunitas, warga yang membantu menyuplai air dengan tangki, sebagai bentuk gotong royong penanganan karhutla.
“Selanjutnya menurut saya upaya teman-teman polisi selalu hadir di tengah-tengah kebakaran ini dan sinergi dengan masyarakat kita harus apresiasi. Di antara kekurangan, di antara macam-macam tantangan polisi selalu terus menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Andi juga menyampaikan pesan khusus dari Kapolri, Jenderal Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.
“Pak Kapolri selalu berpesan ya, nomor satu yaitu “Polisi Bersama Masyarakat” itu artinya polisi hadir bersama rakyat bukan hanya di depan, polisi ada di depan masyarakat tapi bersama rakyat dan hadir di sini untuk menyelesaikan masalahnya masyarakat bersama-sama,” pungkasnya.(nw)
