NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Menanggapi keresahan publik atas maraknya kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polres Kotabaru menegaskan komitmennya untuk bertindak tegas, transparan, serta tanpa pandang bulu terhadap para pelaku pembakaran.
Ketegasan tersebut disampaikan langsung oleh Wakapolres Kotabaru Kompol Andi Ahmad Bustanil, S.I.K., M.H., mewakili Kapolres Kotabaru AKBP Ade Harri Sistriawan, S.H., S.I.K., M.I.K. saat dikonfirmasi awak media, Rabu (14/10/26).
Kompol Andi Bustanil memastikan setiap kemunculan titik api menjadi perhatian serius dan langsung mendapatkan respons cepat dari personel di lapangan.
“Setiap peristiwa kebakaran lahan yang terjadi, Polres Kotabaru berkolaborasi aktif bersama seluruh. stakeholder terkait untuk segera melakukan upaya pemadaman di lokasi,” terangnya.
Menjawab asumsi publik terkait adanya kejanggalan kebakaran serentak dan dugaan kesengajaan untuk membuka lahan, termasuk pola berulang alih fungsi lahan menjadi perkebunan, pihaknya memastikan proses penyelidikan berjalan secara mendalam.
“Setiap peristiwa kebakaran tidak hanya kami padamkan, tetapi juga langsung kami tindaklanjuti dengan penyelidikan. Baik oleh personel Polsek setempat maupun oleh Satgas Penegakan Hukum Karhutla dari Satreskrim Polres Kotabaru,” tegasnya.
Terkait penegakan hukum, Polres Kotabaru memberikan jaminan tidak ada perlakuan istimewa bagi pelaku.
“Dalam penegakan hukum terhadap unsur kesengajaan Karhutla, Polres Kotabaru tidak pandang bulu, baik itu korporasi maupun perorangan. Apabila ditemukan adanya kesengajaan dan terpenuhi bukti permulaan yang cukup, maka perkaranya akan kami proses hingga tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya.
Selain mengedepankan penindakan, langkah pencegahan juga terus dimasifkan. Polres Kotabaru telah melaksanakan sosialisasi tentang dampak dan ancaman pidana bagi pelaku pembakaran hutan, penyebaran imbauan melalui flyer di media cetak dan elektronik, serta patroli dialogis yang dilaksanakan secara rutin oleh Bhabinkamtibmas di masing-masing desa.
Mengakhiri keterangannya, Wakapolres mengajak seluruh elemen masyarakat di Bumi Saijaan untuk aktif menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah Karhutla.
“Kami mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari bersama-sama kita jaga kelestarian hutan. Apabila melihat atau mengetahui adanya titik kebakaran, segera laporkan kepada petugas terdekat,” pungkasnya.(nw)
Reporter: Rizal
