NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Persoalan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sejauh ini menjadi priorotas Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.
Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, Ririk Sumari R, mengatakan fokus kerja mereka selama ini yakni membahas berbagai persoalan, termasuk bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial, melalui koordinasi dengan SKPD dan mitra terkait.
“Dengan melihat apa hal-hal apa saja yang terjadi di masyarakat, itu yang menjadi tema pokok diskusi dan lain sebagainya terhadap semua mitra kerja di Komisi I. Salah satu persoalan masyarakat yang saat ini yang ditampung dan ditangani yaitu menanganai masalah warga di Banjarbaru yang sebelumnya menerima bantuan sosial kini tidak lagi mendapatkannya akibat perubahan data desil (DTKS),” beber Ketua DPC PKB Banjarbaru itu.
Menurut Ririk persoalan tersebut, Komisi I berencana segera mengadakan rapat koordinasi dengan BPS, Dinas Sosial, serta Camat dan Lurah se-Kota Banjarbaru untuk menindaklanjuti keluhan dan aduan masyarakat tersebut.
“Masalah Desil menjadi prioritas kita, akan sesegera mungkin nanti rapat dengan BPS, kemudian dengan Dinas Sosial dan juga Camat dan Lurah sekota Banjarbaru untuk membahas ini dan mendiskusikan ini, apa yang bisa kita kerjakan, itulah apa yang bisa kita bantu buat masyarakat yang kemarin sudah menerima dan sekarang akhirnya tidak,” katanya.
Ririk juga menegaskan di bidang pendidikan, pihaknya juga memastikan terhadap jalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah di Banjarbaru, serta evaluasi pelaksanaanya.
Selain itu, komisi I juga mengurus berbagai persoalan terkait sengketa pertanahan di masyarakat hingga persoalan sosial kemasyarakatan lainnya seperti peternakan atau kandang babi yang dikeluhkan beberapa waktu lalu.
“Segala persoalan di masyarakat yang masuk ke Komisi I akan ditindaklanjuti bersama instnasi pemerintahan terkait untuk mencari solusi atau jalan keluarnya. Permasalahan di masyarakat dan kemudian ada aduan-aduan masyarakat yang disampaikan langsung pada Komisi I atau melalui pimpinan itu, pastinya akan kita tindaklanjuti sesegera mungkin,” pungkasnya.(nw)
