NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru terus menggencarkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat seiring masih tingginya potensi gangguan kesehatan akibat musim kemarau dan kabut asap.
Berdasarkan data monitoring kesehatan, angka kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kotabaru pada bulan Oktober 2026 tercatat sebanyak 2.830 kasus, sedikit melandai dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 3.087 kasus.
Pihak Dinas Kesehatan tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap risiko penularan penyakit pernapasan serta ancaman penyakit menular lainnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Muhammad Ukas, Melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Dinkes Kotabaru, Roy, membagikan enam poin penting imbauan dan langkah preventif yang wajib diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Pertama, kami mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri dan datang ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila ada masalah dengan kesehatan,” ujar Roy, Senin (02/11/2026).
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya perlindungan diri dan penerapan pola hidup sehat di tengah cuaca yang rentan memicu gangguan pernapasan.
“Gunakan masker saat beraktivitas, kurangi kegiatan di luar rumah apabila tidak terlalu perlu, biasakan pola perilaku PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Roy juga mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran tubuh serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit menular seperti Tuberkulosis (TB).
“Istirahat yang cukup dan banyak minum air putih, kalau ada yang merasa sebagai terduga TB, agar segera memeriksakan diri ke fasyankes,” ucapnya.
Dinkes Kotabaru berharap melalui kedisiplinan penerapan enam langkah tersebut, ketahanan kesehatan masyarakat dapat terus terjaga serta penyebaran kasus ISPA maupun penyakit menular di Kabupaten Kotabaru dapat terus ditekan secara optimal.(nw)
Reporter: Rizal
