Anggota DPRD Pulpis Dewi Sartika Imbau Orang Tua Memgawasi Anak Dalam menggunakan Media sosial

Anggota DPRD Dewi Sartika ( Foto : Winda/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO. ID, PULANG PISAU – Anggota DPRD kabupaten Pulang Pisau dewi Sartika menghimbau kaum Muda bijak dalam menggunakan media sosial.

Maraknya kekerasan terhadap perempuan berbasis elektronik,dengan rata – rata koranan sering kali dibawah umur dan masih besetatus bersekolah, menjadi perhatian Anggota DPRD kabupaten Pulang Pisau tersebut

Dewi Sartika mengatakan perlu diperhatikan dan diawasi ketiaka anak – anak menggunakan handphone jangan sampai digunakan untuk hal – hal yang negatif

” Penggunaan handphone bagi anak – anak mestinya dibatasi dan diawasi karena kejahatan saat ini sering terjadi melalui media sosial yang tentunya bisa di akses melalui handphone ” Kata Dewi, Senin (14/4/2025)

Srikandi dari partai Persatuan Pembangunan ini juga menegaskan, zaman sekarang Anak – anak muda kaum milenial biasa menggunakan Handphone untuk berkenalan dengan lawan jenis dan akhirnya berpacaran

” Pada usia yang masih labil, anak perempuan biasanya akan mudah untuk dikelabui atau diiming – iming-iming mengatas namakan pacaran, dan akhirnya bisa terjadi kekerasan berbasis elektronik ” Ujar Dewi

Dijelaskan Dewi, kekerasan elektronik yang dimaksud seperti mengirimkan video atau foto yang tidak seharusnya kepada laki -laki atau sebaliknya yang akhirnya dapat menjerat pada proses hukum

” Biasanya kasus – kasus seperti ini anak yang masih labil dan rentan, mudah sekali dirayu, dan akhirnya mau berbuat hal seperti itu karna takut diputuskan misalnya” Jelasnya

Peran sekolah juga lanjut Dewi penting untuk memberikan edukasi terkait bahaya kepada anak – anak disekolah terkait bahaya menggunakan meda sosial yang tidak baik

Ia juga menghimbau para anak muda, orang tua dan masyarakat pada umumnya untuk mengawasi penggunaan media sosial pada anak supaya terhidar dari pelecehan dan kekerasan berbasis elektronik.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)