ASN Banjarbaru Kembali Digerebek Selingkuh Dengan Istri Orang, Agus Tegaskan Semua Hoaks!

by
6 November 2023
Saat ASN Banjarbaru digerebek diduga selingkuh dengan istri orang di sebuah indekost, pada Agustus lalu. (Foto: Dok/Newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Setelah sebelumnya sempat viral dengan pemberitaan penggerebekan oknum anggota ASN Kota Banjarbaru diduga selingkuh dengan istri orang lain pada agustus lalu, kini kasus yang sama kembali terjadi dan sampai ke khalayak publik.

JFG (49) seorang anggota ASN Kota Banjarbaru, yang sempat dikabarkan kedapatan kepergok diduga selingkuh didalam kamar bersama seorang wanita HL (39) yang merupakan istri dari FWS, dikabarkan kembali kepergok untuk kedua kalinya, pada Selasa (24/10/2023) lalu.

Saat dikonfirmasi kepada JFG, ia mengaku jika berita yang beredar yang mengatakan dirinya kembali kepergok selingkuh dan ngamar dengan HL itu tidaklah benar.

“Berita yang beredar itu tidaklah benar, pada malam itu saya memang datang kesana untuk bicara dengan HL, dan meminta HL untuk kembali rujuk dengan suaminya, hanya itu saja tidak ada yang lain,” ungkapnya, pada Senin (6/11).

Setelah berbicara, JFG berinisiatif untuk pulang karena dirasa telah selesai membicarakan hal yang dimintai tolong oleh FWS.

“Setelah itu saya ingin pulang, saya naik motor sudah pakai halm juga, tiba-tiba datang suaminya bersama dengan ibunya,” tuturnya.

Sementara itu, saat dimintai konfirmasi terkait dengan penggerebekan yang dilakukan oleh FWS dengan melibatkan pihak kepolisian dari Polsek Liang Anggang, Kasi Humas Polsek Liang Anggang, Aiptu Soegiatno mengatakan bahwa, pihaknya tidak tau dengan adanya pemberitaan itu.

Bahkan ia mengaku tidak ada anggota Polsek Liang Anggang yang ikut dalam penggerebekan tersebut.

“Kami tidak tau dengan adanya laporan atau berita tersebut, dan kami juga menegaskan bahwa tidak ada anggota dari Polsek Liang Anggang yang ikut dalam penggerebekan itu, bahkan kami tanya dengan Babinkamtibmas di Landasan Ulin Utara pun dia mengaku tidak ikut serta dalam hal itu,” katanya kepada Newsway.id saat ditemui di kantornya.

Disisi lain, orang tua dari JFG, Agus menyampaikan, dirinya sangat menyayangkan sekali dengan adanya pemberitaan yang beredar, karena menurutnya berita tersebut membuat nama dan reputasi anaknya menjadi semakin buruk.

“Karena berita yang tidak benar itu, anak saya dirugikan, nama baik dan reputasinya menjadi buruk, berimbas juga ke pekerjaannya, padahal anak saya tidak melakukan hal yang dituduhkan,” bebernya.

Lebih lanjut, Agus juga mengatakan, FWS telah melaporkan JFG ke Sekda Kota Banjarbaru untuk dilakukan pemeriksaan terkait dengan adanya laporan tersebut.

“Hari ini anak saya diperiksa oleh Sekda Kota Banjarbaru, saya harap dalam pemeriksaan tersebut harus disertai bukti dan keterangan yang jelas dari kedua belah pihak,” ucapnya.

Agus menegaskan, bahwa dirinya tidak terima dengan hal yang dituduhkan terhadap anaknya, sehingga menurutnya berita yang telah beredar itu semua merupakan hoaks.

“Saya sebagai orang tua dari JFG tidak terima dengan tuduhan terhadap anak saya, saya langsung mendatangi pihak kepolisian yang dikatakan ikut dalam penggerebakan saat itu, tetapi pihak polisi sendiri mengaku tidak tau dan tidak terlibat, saya tanyai juga Ketua RT nya juga bilang tidak tau, jadi berita yang beredar itu adalah berita hoaks atau tidak benar,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Arifin mengatakan, dalam waktu dekat yang bersangkutan akan diperiksa, dan langsung di BAP serta diberi tindakan sangsi apabila memang terbukti melanggar.

“Jika terbukti melanggar maka yang pasti akan disidangkan nanti dipimpin oleh Pak Wakil Walikota, dan sangsi ada 3 macam yakni ada ringan, sedang serta berat, tegantung sidang apakah pelanggarannya ringan berat atau sedang,” ujar Walikota Banjarbaru saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)