Buka Musda XI MUI, Haji Muhidin Berikan Apresiasi dan Berpesan Bukan Sekadar Agenda Rutin

by
14 Februari 2026
Pemukulan rebana sebagai tanda dibukanya Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Selatan di Pendopo Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jumat (13/2/2026) malam. (foto: adpim)

NEWSWAY.CO.ID, KALSEL – Gubernur Kalsel Haji Muhidin menilai peran ulama sangat strategis sebagai penuntun umat dan penjaga moralitas bangsa. Karena itu, kepemimpinan MUI ke depan diharapkan lebih adaptif, bijaksana, dan tetap berpegang pada prinsip syariat serta nilai kebangsaan.

Hal itu disampaikan Gubernur Haji Muhidin dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin pada acara pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Selatan di Pendopo Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jumat (13/2/2026) malam.

Pembukaan Musda ditandai dengan pemukulan rebana secara bersama-sama. Turut hadir perwakilan unsur Forkopimda Kalsel dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Ketua MUI Pusat yang diwakili oleh Wakil Sekjen MUI Bidang Halal, Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Syafrudin Noor, Ketua Umum MUI Kalsel, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalsel, Ketua MUI Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Pimpinan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan, Segenap pengurus MUI Kabupaten dan Kota se-Kalsel, Pimpinan wilayah Bank Syariah dan Konvensional, Perwakilan Majelis-majelis agama serta seluruh tamu undangan dan peserta musyawarah.

Gelaran lima tahunan yang menandai berakhirnya masa khidmat Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan periode 2021–2026 ini mengusung tema “Meneguhkan Peran Ulama untuk Mewujudkan Kemakmuran Banua dan Kesejahteraan Masyarakat”. Musyawarah Daerah (Musda) dan berlangsung dari tanggal 13–15 Februari 2026.

~ Advertisements ~

Lebih lanjut Gubernur Haji Muhidin menyampaikan apresiasi atas peran dan pengabdian jajaran pengurus MUI selama lima tahun terakhir.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalsel, saya menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus MUI periode 2021–2026 atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusinya dalam membina umat dan menjaga kondusivitas kehidupan beragama di banua yang kita cintai ini,” ujar Gubernur H. Muhidin.

Selain itu, Gubernur H. Muhidin menilai MUI telah menjadi mitra strategis pemerintah, baik dalam memberikan pandangan dan fatwa keagamaan, menjaga harmoni sosial, maupun mendukung program pembangunan daerah. Dipesankan, Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum evaluasi kinerja sekaligus perumusan arah kebijakan dan kepemimpinan lima tahun ke depan.

Gubernur berharap Musda XI melahirkan kepengurusan baru yang amanah, solid, dan mampu melanjutkan capaian sebelumnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah Musda MUI, Ma’ruf, dalam laporannya menyampaikan bahwa MUI terus berkomitmen menjalankan fungsinya sebagai Khadimul Ummah (pelayan umat), Shodiqul Hukumah (mitra pemerintah), dan Himayatul Ummah (penjaga umat) dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Berbagai persoalan menuntut peran ulama yang lebih aktif, solutif, dan responsif agar kehadiran MUI benar-benar dirasakan umat. Musda ini kami harapkan melahirkan program kerja yang konkret serta kepemimpinan yang mampu membawa MUI semakin relevan dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Banua,” pungkas Ma’ruf.

Pada Musda tersebut turut diserahkan piagam penghargaan kepada Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, sebagai bentuk apresiasi dari Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Selatan atas dukungan dan sinergi Pemerintah Provinsi Kalsel dalam pembinaan umat dan kehidupan keagamaan di Banua. (nw/adpim)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog