Dugaan Pencurian TBS di Kelumpang Tengah, Pelaku Tinggalkan Mobil di TKP

25 November 2023
Mobil Pickup yang ditinggalkan pelaku Pencurian Kelapa Sawit usai kepergok petugas, Selasa (14/11). (Foto: Humas Polres Kotabaru)

NEWSWAY. ID, KOTABARU – Dugaan aksi pencurian Tandan Buah Segar (TBS) terjadi di perkebunan kelapa sawit PT. SKIP (Sinar Kencana Inti Perkasa) Divisi IV Blok P. 17 Desa Sangsang, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru, Selasa (14/11/2023) sekitar pukul 23.00 Wita.

Para pelaku yang diduga berani mencuri sawit ketahuan oleh karyawan perusahaan, yang tidak segan-segan melaporkan insiden tersebut.

Salah satu karyawan Zuhri, bersama anggota Pam Obvit, segera bergerak melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Zuhri memberikan keterangan, pada pukul 18.15 Wita, dirinya menemukan satu unit mobil Pickup Carry warna hitam dengan tiga orang di dalamnya yang memasuki Blok P 17 menuju tumpukan TBS kelapa sawit.

“Mereka dikawal oleh dua orang bersepeda motor,” ucap Zuhri.

Namun, ketika anggota Pam Obvit berusaha menangkap pelaku dugaan pencurian, mereka berhasil melarikan diri, meninggalkan mobil yang dipakai untuk mengangkut buah sawit hasil curian.

Dari insiden ini, PT. SKIP menderita kerugian sekitar Rp. 2.944.000 dengan berat TBS setelah ditimbang mencapai 1.280 Kilogram.

Kapolsek Kelumpang Tengah, AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa mengkonfirmasi, kejadian ini dan menyampaikan, bahwa pihaknya menerima informasi dari pelapor, Zuhri, mengenai tumpukan TBS kelapa sawit yang diduga hasil pencurian.

“Ketika hendak dilakukan penangkapan oleh anggota Pam Obvit, para pelaku yang diduga melakukan pencurian melarikan diri dan meninggalkan satu unit mobil Pickup dengan nomor polisi DA 8587 LN warna hitam.

“Selain mobil, barang bukti yang berhasil diamankan meliputi satu buah HP warna biru, satu HP warna hitam abu-abu, dan 294 janjang TBS kelapa sawit,” terang Kapolsek.

Pihak PT.SKIP telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Kelumpang Tengah untuk proses lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)