Gegara Alasan Kesehatan, Dua Jemaah Haji Kloter Satu Asal Banjarmasin Harus Menunda Keberangkatan

24 April 2026
Tim Kesehatan haji Embarkasi Banjarmasinsaat meberikan keterangan. (Foto : newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Salah satu jemaah haji asal Banjarmasin, Rusmiati Asnawi (65) harus dirujuk ke Rumah Sakit Idaman (RSD) Idaman Banjarbaru karena mengalami gangguan kesehatan oleh panitia jemaah haji tahun 2026.

Dari data yang dihimpun, Rusmiati dikabarkan lemas, kurang darah hingga tensi tinggi, saat belum dirujuk, Rusmiati  mengeluhkan kondisi lemas dan pusing yang dirasakannya.

Dikonfirmasi, dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) RSD Idaman Banjarbaru, dr. Achmad Dainuri mengatakan, yang bersangkutan telah dilakukan cek laboratorium.

~ Advertisements ~

“Rawat inap di Ruang Camar dan rencana transfusi darah,” katanya, Kamis (23/04/2026).

Terpisah, Dokter Kloter 1 Banjarmasin dr Aldiya Jamila membenarkan adanya hal ini, ia menyebut yang bersangkutan tidak mengikuti penerbangan malam ini.

“Iya ada, tidak ikut kloter ini, jadi yang bersamngkutan ditunda keberangkatannya,” ujar dr Aldiya.

Ia mengungkapkan, saat ini kondisi Rusmiati sedang dalam tahap penerimaan transfusi darah, menurut keterangan dr Aldiya, Rusmiati sendiri masuk dalam kategori resiko tinggi, mengingat usianya yang masuk kategori lansia.

Di kloter 1, sendiri terhitung ada 179 jemaah yang masuk dalam kategori resiko tinggi. “Range usia sekitar 64 persen lansia,” tuturnya.

Adapun rata-rata jamaah yang berangkat kebanyakan mengidap penyakit hipertensi, namun dari keterangan dr Aldiya, diketahui Rusmiati mengidap beberapa penyakit, seperti, hipertensi, diabetes dan anemia.

“Tidak hanya Rusmiati yang keberangkatannya tertunda. Satu jemaah lainnya yang menderita demensia juga ditunda keberangkatannya. Yang anemia itu dengan yang pendamping jadi dua. Jadi digantikan jemaah dari kloter lain,” pungkasnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog