NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU — Pengurus Provinsi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Training of Trainers (T.O.T) Pelatih Prestasi sebagai langkah strategis dalam penguatan pembinaan atlet.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak 30 Januari hingga 1 Februari 2026, bertempat di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Banjarbaru.
Ketua panitia pelaksana, Suryo Susanto menyampaikan, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya pelatih sebagai fondasi lahirnya atlet-atlet berprestasi PSHT ke depan.
Ia mengatakan, pencapaian prestasi tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi berkelanjutan dari seluruh elemen organisasi.
“Kami mendorong kolaborasi yang kuat, baik dari internal maupun eksternal PSHT, agar pembinaan prestasi bisa berjalan lebih terarah dan berkesinambungan,” ujarnya.
Soryo menekankan, pentingnya keterlibatan para sesepuh dan pengurus dalam mengawal perkembangan prestasi atlet. Bahkan kedepannya tidak menutup kemungkinan dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur kepengurusan.
“Jika diperlukan, bisa dilakukan mekanisme fit and proper test bagi pengurus cabang, supaya semua pihak memiliki visi yang sama dalam mendukung prestasi,” jelasnya.
Kegiatan T.O.T ini diikuti oleh 52 peserta yang berasal dari seluruh cabang PSHT se-Kalimantan Selatan. Selain itu, turut hadir perwakilan dari sejumlah cabang PSHT Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, yang dikirim sebagai peserta pilihan dari masing-masing daerah.
Ketua Departemen Teknik Pencak Silat Pengurus Pusat PSHT, Sunarno menilai, pelatihan pelatih seperti ini menjadi bagian penting dari sistem pembinaan nasional PSHT. Ia menyebut, kegiatan serupa dilaksanakan secara bertahap dan merata di berbagai daerah di Indonesia.
“Regenerasi atlet harus disiapkan sejak dini. Prestasi membutuhkan stok atlet yang berkualitas, dan itu hanya bisa dicapai jika pembinaan dilakukan secara serius,” ungkap Sunarno.
Ia mengungkapkan, pelatihan ini juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang PSHT dalam menghadapi ajang olahraga nasional, khususnya Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Melalui T.O.T yang terstruktur dan melibatkan cabang-cabang, kami berharap PSHT mampu berkontribusi maksimal di PON 2028 dengan menghadirkan atlet-atlet terbaik,” pungkasnya.(nw)
