Genangan Tak Kunjung Surut, Jalan Veteran Berubah Jadi Titik Rawan bagi Pengendara

7 Januari 2026
Banjir di Veteran Sungai Sipai (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Air banjir yang menggenangi Jalan Veteran Sungai Sipai Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, kembali menimbulkan persoalan bagi warga dan pengguna jalan, Rabu (7/1/2026). Ruas jalan yang biasanya ramai aktivitas kini dipenuhi genangan, menyulitkan mobilitas harian masyarakat.

Bentangan air terlihat mulai dari sekitar Bengkel Spesial Kabel H. Bani bin Juhri hingga melewati Jembatan Breman. Di sejumlah titik, kedalaman genangan cukup untuk membuat kendaraan roda dua kehilangan tenaga. Beberapa pengendara terpaksa berhenti dan menuntun motor mereka yang mogok.

Kondisi tersebut semakin berisiko karena permukaan jalan tak lagi terlihat jelas. Air berwarna keruh menutup lubang dan cekungan aspal, membuat pengendara sulit memperkirakan kondisi jalan yang dilalui.

Salah satu pengendara motor, Fajar mengatakan dirinya hampir terjatuh saat melewati kawasan tersebut. Ia mengira permukaan jalan aman karena tertutup air, namun roda motornya justru masuk ke lubang yang cukup dalam.

~ Advertisements ~

“Kelihatannya rata karena tertutup air, ternyata ada lubang. Motor sempat masuk dan saya hampir jatuh,” katanya.

Warga sekitar menyebut genangan ini sudah berlangsung cukup lama. Rizki, yang tinggal tak jauh dari lokasi, mengatakan banjir mulai terjadi sejak Sabtu (27/12/2025), sebelum pelaksanaan haul. Menurutnya, air kerap naik dan turun mengikuti kondisi cuaca.

“Kalau hujan terus, air naik. Biasanya kalau dua hari tidak hujan, baru surut,” ujarnya.

Tak hanya mengganggu lalu lintas, genangan juga berdampak langsung ke pemukiman. Laju kendaraan yang melintas kerap menimbulkan gelombang air yang masuk ke halaman rumah warga di sepanjang jalan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, warga memasang barikade sederhana di beberapa titik. Tujuannya agar pengendara mengurangi kecepatan saat melintas di area banjir.

“Bukan untuk menutup jalan, tapi supaya kendaraan tidak ngebut. Kalau mobil cepat lewat, ombak airnya masuk sampai teras rumah,” tutur Rizki.

Warga berharap ada perhatian dan penanganan agar genangan di Jalan Veteran tidak terus berulang, sehingga aktivitas masyarakat dan keselamatan pengguna jalan dapat kembali terjaga.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog