Safari Ramadhan Pertama, Walikota Tekankan Toleransi Antar Tetangga

by
23 Februari 2026
Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby didampingi Ketua TP PKK H Riandy Hidayat saat menyerahkan bantuan. (Foto : newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby didampingi Ketua TP PKK, H Riandy Hidayat melakukan safari Ramadhan tahun 2026 perdana di Masjid Baitul Makmur, Jalan Sukamara, Liang Anggang, Senin (23/02/2026).

Dalam kesempatan itu, Hj Erna Lisa Halaby menekankan pentingnya toleransi atar warga dan tetangga.

“Dalam kesempatan yang istimewa dan penuh berkah ini, ulun mengharapkan seluruh masyarakat meningkatkan toleransi antar tetangga,” tegasnya.

Wali Kota perempuan pertama di Banjarbaru itu juga mengatakan bahwa dengan menguatkan rasa toleransi maka kedamaian antar warga dapat tercipta dengan baik.

“Saya beberapa kali menemui warga Banjarbaru sendirian di rumah. Umurnya juga banyak yang sudah tua, kalau rasa toleransi tidak ada maka rasa saling tolong menolong juga tidak tercipta, dengan baik” tegasnya.

Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby saat membwrilan sambutan. (Foto : newsway.co.id)

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Banjarbaru didampinhi Ketua TP PKK juga menyerahkan dana hibah pembangunan masjid Baitul Makmur sebesar Rp60 juta.

Selain itu juga menyerahkan bantuan pribadi kepada sejumlah marbot di Kecamatan Liang Anggang.

Unruk diketahui hadir dalam kegiatan itu, Sekda Kota Banjarbaru, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD dan masyarakat setempat.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)