Hampir 5 Juta Jemaah 5 Rajab, Arus Balik Mulai Padati Jalanan

28 Desember 2025
Pantauan ribuan jemaah dari atas memadati ruas Jalan Sekumpul. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Usai seluruh rangkaian peringatan momen 5 Rajab 1447 Hijriah selesai digelar, jutaan jemaah mulai bergerak meninggalkan kawasan Sekumpul dan sekitarnya untuk kembali ke daerah asal masing-masing, Minggu (28/12/2025).

Kepadatan arus balik terlihat di sejumlah ruas jalan utama, baik menuju arah Banjarmasin, Banjarbaru, maupun Hulu Sungai. Aparat kepolisian bersama instansi terkait masih disiagakan untuk mengatur lalu lintas dan memastikan proses kepulangan jamaah berjalan aman.

Kapolres Banjar, AKBP Dr Fadli menyebutkan, berdasarkan hasil pemantauan berbasis teknologi, jumlah jemaah yang hadir pada peringatan 5 Rajab tahun ini terbilang sangat besar.

“Dari hasil pemantauan data real time provider seluler, jumlah jamaah yang terdeteksi di wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru mencapai sekitar 4 juta 950 ribu orang,” ungkapnya.

AKBP Fadli mengatakan, peningkatan jumlah jemaah paling signifikan terjadi pada malam hari hingga menjelang penutupan rangkaian kegiatan. Meski dihadiri jutaan orang, situasi keamanan secara umum terpantau kondusif.

“Secara keseluruhan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini tidak lepas dari sinergi semua pihak, mulai dari aparat, relawan, hingga kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan, kedepan pihak kepolisian bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam penataan teknis pelaksanaan kegiatan serupa.

“Beberapa hal yang menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan di antaranya penambahan kantong parkir dan pengaturan rekayasa lalu lintas, khususnya di wilayah Banjarbaru,” jelasnya.

Sementara itu, dari sisi pelayanan kesehatan, tercatat adanya korban meninggal dunia selamaapelaksanaan momen 5 Rajab. AKBP Fadli menyebutkan, empat orang jamaah dilaporkan wafat akibat faktor sakit.

“Empat jamaah tersebut meninggal dunia karena kondisi kesehatan. Ada yang berasal dari Martapura dan ada juga dari luar daerah,” tutupnya.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog