NEWAWAY.CO.ID, KALSEL – Hj. Fathul Jannah Muhidin kembali menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir. Kali ini di ujung Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Tepatnya Desa Sampurna.
Kehadiran istri gubernur Kalsel yang sudah ditunggu-tunggu warga itu tiba sekitar pukul 13.55 Wita, Kamis (15/1/2026). Kendati harus melalui genangan air setinggi lutut, Fathul Jannah dengan semangat menemui warga.
“Alhamdulillah, desa kami baru sekali dapat bantuan dari perusahaan swasta. Dan hari ini ulun (saya -red) ucapkan terimakasih kepada istri Gubernur Kalsel Ibu Hj. Fathul Jannah yang begitu perhatian kepada masyarakat yang ada di kampung kami,” ucap Mukhtar, Kepala Desa Sampurna usai menerima paket sembako.Bersama warga, Mukhtar memang menanti-nanti bantuan dan kehadiran istri gubernur sejak pagi.
Fathul Jannah juga mengucapkan syukur karena bisa datang menyerahkan bantuan. Ia juga berharap air segera surut sehingga warga bisa beraktivitas seperti biasa. “Musibah banjir ini tidak kita harapkan, tetapi mari kita sama-sama tawakkal kepada Allah dan bersabar, semoga banjir ini cepat surut dan masyarakat kita bisa beraktivitas kembali,” ucapnya di sela menyerahkan bantuan.
Ia mengatakan, bantuan yang disalurkan merupakan intruksi dari Gubernur H. Muhidin yang terus digencarkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap warga yang terdampak musibah.
Menurutnya, bantuan sembako yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama banjir belum surut. Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
“Walaupun bantuan ini tidak seberapa, mudah-mudahan bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat. Insya Allah, pemerintah akan terus memperhatikan dan mencarikan solusi terbaik untuk penanganan banjir di wilayah ini,” ujarnya.
Sementara Ardian (51), Camat Jejangkit mengatakan bahwa Kecamatan Jejangkit memiliki 7 desa dengan 2200 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir dengan tingkat berbeda-beda. Dari jumlah tersebut, sebagian besar masih bertahan di rumah masing-masing karena keterbatasan tempat pengungsian serta masih memungkinkan untuk beraktivitas dengan segala keterbatasan.
“Beberapa akses jalan darat sudah tidak bisa dilalui, terputus, sehingga masyarakat terpaksa menggunakan jukung sebagai sarana transportasi utama. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan provinsi untuk penanganan banjir serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak,” ujar Ardian.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat Jejangkit, khususnya di Desa Sampurna dan Desa Bahandang. Menurutnya, kehadiran langsung istri Gubernur Kalsel ini menjadi penyemangat tersendiri bagi warga yang tengah menghadapi musibah. (nw/adpim)
