NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Peresmian dan Pentashbisan Gedung Gereja Yerusalem Taheta Bereng bukan hanya menjadi momen sukacita bagi jemaat, tetapi juga penanda keberhasilan kerja bersama yang telah berlangsung hampir satu dekade.
Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau Tandean Indra Bella, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyebut proses panjang pembangunan gereja ini adalah bukti kuatnya solidaritas masyarakat. Sabtu (8/10/2025)
Tandean menuturkan, sejak pembangunan dimulai pada tahun 2015, keterlibatan berbagai pihak menjadi penopang utama penyelesaiannya. Pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, jemaat, hingga para donatur, memiliki peran yang saling melengkapi.
“Pembangunan gereja ini lahir dari kebersamaan, bukan dari satu pihak saja. Semua terlibat, semua memberi sumbangsih, baik tenaga, pikiran, maupun bantuan dana,” ucapnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pembangunan gedung gereja bukanlah akhir dari perjalanan jemaat. Yang jauh lebih penting ialah bagaimana gereja menjadi ruang pembinaan iman, pelayanan, pendidikan karakter, serta wadah memperkuat kesatuan antarumat.
“Harapannya, setelah peresmian ini, jemaat terus membangun pembinaan yang berkelanjutan. Gereja tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi hidup melalui aktivitas, pelayanan, dan kaderisasi yang kuat,” kata Tandean.
Meski menyadari bahwa kondisi keuangan daerah sedang mengalami penyesuaian, Tandean memastikan DPRD tetap membuka ruang perjuangan untuk mendukung kebutuhan fasilitas keagamaan sesuai mekanisme dan skala prioritas.
“Anggaran memang sedang terbatas, namun bukan berarti kita berhenti memperjuangkan. Kita tetap lihat peluangnya, kita dorong bertahap sesuai kemampuan daerah,” ujarnya.
Ia menutup pernyataan dengan mengapresiasi jemaat dan panitia pembangunan yang telah menunjukkan ketekunan, kesabaran, serta semangat kebersamaan selama proses panjang penyelesaian gereja tersebut.
“Semangat ini yang harus dijaga. Gereja selesai dibangun, tetapi pekerjaan memakmurkan jemaat terus berjalan,” tutupnya.(nw)
