NEWSWAY.CO.ID,PULANG PISAU – Sebanyak 15 desa yang ada di Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng menyampaikan ribuan usulan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Maliku yang digelar, Senin (26/1/2026).
Musrenbang tersebut digelar di GOR Desa Maliku Baru, dihadiri langsung oleh Bupati Pulang Pisau H Ahmad Rifa’i, S.Kom.
Camat Maliku Efri Gusyl Pani menyampaikan, Musrenbang ini menghimpun usulan dari 15 desa di Kecamatan Maliku untuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2027.
“Musrenbang ini merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah, khususnya sebagai dasar penyusunan anggaran Tahun 2027,” ujar Pani.
Dijelaskan Pani, usulan yang dibahas dalam Musrenbang Kecamatan, menghimpun hasil Musrenbang tingkat desa yang dilaksanakan 1 sampai 10 Desember 2025.
Hasilnya, lanjut Pani, tercatat 1.364 usulan prioritas pertama maupun kedua, mencakup bidang infrastruktur, ekonomi dan sosial budaya.
Selanjutnya, usulan tersebut, kata Pani akan diselaraskan dengan prioritas pembangunan Kabupaten Pulang Pisau yang akan dituangkan dalam RKPD Tahun Anggaran 2027.
Pani mengharapkan, peserta Musrenbang dapat mencermati dan menyepakati usulan prioritas, mempertimbangkan skala kebutuhan dan manfaat bagi masyarakat.
Kemudian memperhatikan kesesuaian dengan kewenangan pemerintah daerah, sinkronisasi dengan arah kebijakan pembangunan daerah, serta kemampuan dan ketersediaan anggaran.
Pani juga menyarankan, pembangunan ke depan menuntut fokus pada peningkatan kualitas pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur pendukung perekonomian masyarakat, penguatan sektor pertanian dan UMKM, serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Meskipun nantinya usulan tidak semua dapat diakomodir dalam satu tahun anggaran, Pani mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga semangat kebersamaan dan terus bersinergi dalam mendukung pembangunan, khususnya di Kecamatan Maliku.
“Dalam Musrenbang ini saya harapkan, dapat merumuskan, usulan dan kesepakatan yang berkualitas, yang nantinya menjadi dasar perencanaan pembangunan untuk Tahun Anggaran 2027,” pungka. ( nw)
