NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Wakil Ketua Bidang Kesetaraan Gender KNPI provinsi Kalteng, Novia Adventy Juran, mewakili Ketua KNPI Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Alfian Mawardi, hadiri Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (RAPIMPURDA) dan Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-VII DPD KNPI Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bapperida, Rabu, (17/12 2025).
Dalam sambutannya, Novia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh jajaran DPD KNPI Kabupaten Pulang Pisau atas kerja keras menyukseskan Musda. Ia menegaskan, Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang strategis untuk konsolidasi gagasan, regenerasi kepemimpinan, serta peneguhan arah perjuangan pemuda di daerah.
“Pemuda Pulang Pisau hari ini berada di persimpangan antara tantangan dan peluang. Di satu sisi, ada persoalan keterbatasan lapangan kerja, tantangan ekonomi, ketimpangan akses pendidikan, serta derasnya arus digital yang tidak selalu membawa nilai positif. Namun di sisi lain, Pulang Pisau memiliki potensi besar berupa sumber daya alam, bonus demografi, dan pemuda-pemuda yang kreatif serta adaptif,” tegas Novia.
Menurutnya, KNPI harus hadir sebagai rumah besar pemuda yang benar-benar mempersatukan dan menguatkan kapasitas generasi muda. KNPI tidak boleh berhenti sebagai simbol, apalagi terjebak dalam konflik internal atau kepentingan sesaat, melainkan harus fokus menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus kekuatan moral sosial di tengah masyarakat.
DPD KNPI Kalimantan Tengah, lanjut Novia, berharap Musda VII ini mampu melahirkan kepemimpinan yang inklusif, berintegritas, dan visioner. Kepemimpinan tersebut diharapkan dapat merangkul seluruh elemen pemuda tanpa sekat serta membawa KNPI Pulang Pisau menjadi organisasi yang aktif, produktif, dan berdampak nyata bagi daerah.
“DPD KNPI Kalimantan Tengah siap mendukung dan bersinergi dengan DPD KNPI Kabupaten Pulang Pisau dalam mendorong program-program kepemudaan yang menyentuh langsung kebutuhan pemuda, mulai dari penguatan kapasitas, kewirausahaan, hingga peran pemuda dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Mengakhiri sambutan, Novia mengajak seluruh peserta Musda untuk menjadikan forum tersebut sebagai ruang musyawarah yang bermartabat, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, demokrasi, dan semangat kebangsaan. “Perbedaan adalah hal yang wajar, tetapi persatuan dan masa depan pemuda Pulang Pisau jauh lebih penting,” pungkasnya.(nw)
