NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Banjarbaru melaksanakan ground breaking program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Banjarbaru.
Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, mengatakan program bedah rumah tersebut lahir dari laporan para Bhabinkamtibmas yang melihat masih adanya warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan pemerintah.

“Ini merupakan inisiatif kami berkat laporan dari Bhabinkamtibmas bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan sentuhan. Akhirnya salah satu program yang kami laksanakan adalah bedah rumah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Banjarbaru,” ujarnya.
Menurut Kapolres, pada tahun 2026 Polres Banjarbaru mengalokasikan bantuan bedah rumah untuk empat unit rumah yang tersebar di empat kecamatan.
“Dua rumah berada di Kecamatan Cempaka, satu rumah di Kecamatan Banjarbaru Utara, dan satu rumah lainnya di Kecamatan Liang Anggang,”ujarnya.
Ia menegaskan, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan harus melalui kolaborasi antara Polri dan pemerintah daerah.
“Harus ada kerja sama dan kolaborasi antara Polri dan pemerintah agar masyarakat merasa diperhatikan. Polres Banjarbaru selalu siap berkolaborasi, baik dalam sektor ketahanan pangan maupun menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.
Salah satu penerima bantuan bedah rumah adalah Arif Fadillah, warga RT 20 RW 11 Kelurahan Loktabat Utara.
“Bapak Arif ini sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, alhamdulillah beliau mengaku bersyukur rumahnya menjadi salah satu yang mendapatkan bantuan perbaikan,” ucap Kapolres.
Sementara itu, Kepala Bidang Permukiman dan Pertanahan Kota Banjarbaru, Supardi, menjelaskan bahwa program RTLH tersebut merupakan bagian dari program Barakat Gawi Banjarbaru (Bedah Rumah Rakyat Gasan Wilayah Banjarbaru).
“Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Untuk setiap unit rumah yang dibedah dialokasikan anggaran sebesar Rp25 juta,” jelasnya.
Melalui program bedah rumah tersebut, Supardi berharap masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran negara dalam membantu meningkatkan kualitas hidup sekaligus mempererat hubungan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ucapnya.
Ketua RT 20 RW 11, Romy Yusmadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Polres Banjarbaru dan Pemerintah Kota Banjarbaru kepada warganya.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka.
“Program ini sanghat bermanfaat bagi masyarakat, terimakasih bagi semua instansi yang sudah terlibat,” katanya.(nw)
