NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Komisi I DPRD Kota Banjarbaru melakukan kunjungan lapangan ke SMP N 11 Banjarbaru untuk melihat aktivitas serta melihat kondisi bangunan di sekolah tersebut pada, Selasa (2/06/2026).
Pada saat kunjungan ternyata berbarengan dengan datangan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program utama Presiden Prabowo untuk memberikan gizi yang baik kepada anak-anak sekolah.
Namun ternyata, karena menu yang diberikan pihak SPPG kurang menarik dan bahkan ada yang tidak layak maka banyak makanan yang tidak dimakan oleh siswa.

Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Ririk Sumarti R mengatakan hampir 20persen dari jumlah MBG yang disalurkan ke SMP N 11 Banjarbaru tidak di makan oleh siswa sekolah.
“Saya kaget ketika melihat menu MBG yang bagikan, ternya karena salah satu faktornya makanan kurang bervariasi dan bahkan ada yang tidak layak konsumsi. Salah satunya ada pisang yang masih mentah,” jelasnya.
Ririk mengimbau kepada SPPG untuk lebih memperhatikan menu makanan dan kadfar gizi yang diberikan kepada siswa sekolah, pasalnya menurut dia sudah jelas program tersebut untuk memberikan asupan gizi kepada siswa sekolah.

“Kalau begini ya kadar gizinya bisa dipertanyakan, mungkin itu salah satu alasan kenapa siswa sekolah tidak mau menyatap MBG yang diberikan,”ucapnya.
Salah satu anggota Komisi I, M Fauzan Noor yang merupakan politisi Nasdem juga ikut menyayangkan menu MBG tersebut.
“Anggran MBG yang digelontorkan pemerintah pusat cukup besar, jadi kalau sampai menunya tidak dimakan oleh siswa maka ini kerugian. Harus ada evaluasi pihak SPPG yang menyediakan agar menu yang disajikan tidak mubazir,” ungkapnya.(nw)
