KORMI Kotabaru Gelar Lomba Permainan Tradisional dalam Gebyar Kemerdekaan Peringatan HUT RI ke-79

27 Agustus 2024
Kepala Disparpora Kotabaru ikut mencoba Permainan Tradisional Ketapel bersama para Undangan (foto sagustira/newsway.id)

NEWSWAY.ID, KOTABARU – Dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke-79, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kotabaru menggelar Lomba Permainan Tradisional Gebyar Kemerdekaan yang berlangsung di Gedung Mahligai Pemuda pada Senin (26/8/2024).

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Kotabaru yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru, Sonny Tua Halomoan, ST., ME.

Konsentrasi tinggi para peserta lomba permainan tradisional Sumpit (foto sagustira/newsway.id)

Turut hadir Kepala Disparpora yang diwakili oleh Kepala Bagian Olahraga, Drs. Kamaruddin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kotabaru, Abdul Sani, S.ST, serta Plt. Ketua KORMI Kotabaru yang diwakili oleh Dewan Pakar sekaligus Ketua terpilih Muskablub, Drs. Sugiatno, M.Si. Selain itu, hadir pula Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kotabaru, H. Muhyar, S.PdI., MM, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kotabaru, H. Joyo Budi Hardjo, SH., M.Kn, para panitia, peserta, dan pegiat olahraga tradisional dari berbagai organisasi.

Acara dimulai dengan penampilan Tarian Senam Kreasi Berpasangan dari Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) Kotabaru, yang sebelumnya berhasil meraih peringkat pertama dalam Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2022 di Palembang.

Kemudian, atraksi dari Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) menampilkan dua segmen: Bebunga dari salah satu pengurus PPSI dan Bapukul oleh sepasang atlet dari Perguruan Pencak Silat Jagawan Sakti Desa Geronggang, Kecamatan Kelumpang Tengah.

Pembukaan Acara Lomba Permainan Tradisional Gebyar Kemerdekaan di hadiri Bupati Kotabaru diwakilkan Kepala Disparpora Kotabaru (foto sagustira/newsway.id)

Kedua atraksi ini dipersiapkan untuk bertanding di FORNAS 2025 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Rusdin, SHI, serta menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya,” Mars KORMI, dan Hymne KORMI, yang dipandu oleh dirigen Hj. Sri Trisnawati.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Nurdin, S.Ag., MM, yang juga menjabat sebagai Sekretaris KORMI Kotabaru, mengungkapkan bahwa jumlah peserta yang terdaftar dalam lomba mencapai 497 orang.

Ia menambahkan bahwa lomba ini dibiayai oleh dana hibah dari Disparpora Kabupaten Kotabaru dan akan berlangsung selama dua hari, dari 26 hingga 27 Agustus 2024.

“Perlombaan tahun ini mencakup Lomba Lari Balok, Ketapel, Sumpit, Bagasing, dan Egrang,” jelas Nurdin.

Untuk memastikan kelancaran perlombaan, panitia utama berasal dari KORMI, sementara tim teknis setiap cabang lomba dikelola oleh Induk Organisasi Olahraga (Inorga) masing-masing, seperti Inorga Bagasing yang bertanggung jawab penuh atas Lomba Bagasing.

Foto bersama Para Undangan yang hadir pada Pembukaan Gebyar Kemerdekaan Lomba Permainan Tradisional Kormi (foto sagustira/newsway.id)

Dalam sambutannya, Plt. Ketua KORMI Kotabaru yang diwakili oleh Drs. Sugiatno, M.Si, menyampaikan bahwa prestasi KORMI Kotabaru menunjukkan peningkatan signifikan.

“Pada tahun 2022, Kotabaru berada di peringkat lima besar di tingkat provinsi, dan pada 2023 meningkat menjadi tiga besar dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Bupati Kotabaru, melalui Kepala Disparpora Sonny Tua Halomoan, ST., ME, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras hingga lomba permainan tradisional ini terlaksana dengan baik.

Ia juga berpesan kepada para siswa yang hadir untuk terus mengikuti kegiatan positif dan meraih prestasi di sekolah.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan dan mempertahankan permainan tradisional sebagai warisan budaya dan identitas nasional.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)