NEWSWAY.CO.ID, PULANG PISAU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pulang Pisau mencatat lonjakan signifikan pasien stroke usai perayaan Natal 2025. Setiap harinya, rata-rata tiga hingga empat pasien stroke datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), dengan peningkatan kasus mencapai 50 persen dibanding hari biasa.
Direktur RSUD Pulang Pisau, dr. Mulyanto Budiharjo, mengatakan peningkatan tersebut terjadi hampir setiap hari sepanjang Desember 2025, terutama menjelang akhir tahun.
“Dalam satu hari bisa ada tiga sampai empat pasien stroke yang masuk IGD. Kalau dibandingkan sebelumnya, kenaikannya sekitar 30 sampai 50 persen,” kata dr. Mulyanto usai diwawancarai, Selasa, (30 12/2025).
Ia menegaskan, lonjakan kasus stroke tidak berkaitan langsung dengan konsumsi makanan tertentu seperti durian atau daging kambing, yang sering disalahkan masyarakat saat momen liburan.
“Bukan karena durian atau daging kambing. Selama tidak berlebihan, sebenarnya aman. Yang jadi masalah itu pola hidup selama libur,” ujarnya.
Menurut dr. Mulyanto, faktor utama pemicu stroke justru berasal dari kurang istirahat, kelelahan fisik, stres, serta pola makan yang tidak terkontrol. Konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan minuman manis menjadi risiko besar karena dapat meningkatkan tekanan darah.
“Makanan cepat saji, makanan olahan, dan minuman manis itu tinggi natrium dan gula. Ini yang memicu hipertensi dan akhirnya stroke,” jelasnya.
Selain itu, aktivitas fisik berat tanpa diimbangi waktu istirahat yang cukup, seperti bekerja di perkebunan atau perjalanan jauh selama libur, turut memperbesar risiko serangan stroke.
“Yang paling berpengaruh itu kurang istirahat dan stres. Banyak pasien datang dalam kondisi kelelahan,” tambahnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga pola hidup sehat selama libur akhir tahun dengan mengatur pola makan, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, serta membatasi makanan manis dan asin.
“Semua makanan itu baik, asalkan tidak berlebihan. Kuncinya tetap di pola hidup sehat,” pungkasnya.(nw)
