Oknum Warga Papua Ngamuk di Yogyakarta, Tikam Teman Hingga Tewas dan Ancam Warga Pakai Sajam

by
17 Januari 2026
Petugas mengevakuasi jenazah AG, korban penusukan yang dilakukan oknum warga Papua di Yogyakarta. (Foto : Humas Polres Bantul / newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, YOGYAKARTA – Oknum warga Papua tiba-tiba mengamuk di wilayah Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, DIY, Sabtu (17/1/2026) hingga menghebohkan warga. Tak hanya menikam temannya sesama warga Papua, oknum tersebut juga menyerang warga dan mengancam menggunakan senjata tajam.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan, hingga kini pelaku masih dalam pengejaran polisi. Usai kejadian, ia berhasil melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya. Identitas pelaku juga masih dalam penyelidikan petugas.

“(Pelaku) Melarikan diri, masih dicari petugas,” kata Iptu Rita.

Ia menjelaskan, peristiwa menghebohkan ini terjadi pada pukul 07.45 WIB di Gang Puntodewo Dusun Sidorejo, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Saat itu, pelaku sedang berboncengan motor dengan temannya, AG (20) mahasiswa asal Paniai, Papua Tengah. Pelaku diketahui dalam kondisi mabuk.

“Namun, motor yang dikendarai keduanya jatuh karena menabrak pohon. Dua warga Papua ini kemudian berkelahi. Pelaku memukul dan menikam AG menggunakan senjata tajam berkali-kali hingga tewas,” jelas Iptu Rita.

Setelah menikam AG hingga tewas, pelaku mengamuk ke arah warga. Seorang pengendara mobil sempat merekam aksi pelaku yang menyerang mobilnya, kemudian mengunggah video tersebut ke media sosial hingga viral.

“Kami baru turun dari mobil hendak parkir karena mau sarapan di warung. Namun, kami melihatnya berteriak-teriak, mengejar dan mengeluarkan senjata tajam. Beruntung, saya beserta anak dan istri berhasil masuk kembali ke mobil, namun kap mobil kami ditusuk-tusuk senjata tajam,” katanya dalam postingan Facebook yang beredar luas di media sosial.

Pengendara mobil ini merasa ketakutan dan melapor ke Polsek Kasihan. Namun, ia justru mendapatkan informasi bahwa pelaku baru saja menusuk rekannya sesama warga Papua sampai meninggal dunia.

Hingga berita ini ditulis, pelaku masih dalam penyelidikan polisi. Iptu Rita meminta warga untuk berhati-hati dan waspada agar tidak terjadi peristiwa serupa, mengingat pelaku masih berkeliaran dengan membawa senjata tajam. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog