Pengusaha Kambing Tersenyum Saat Pergantian Tahun

by
2 Januari 2023
Kambing yang dijual di kandang milik Priyadi, di daerah Guntung Manggis (2/1) dengan jenis kambing hias atau Boer asal Australia. (foto : juwita/newsway.id)

NEWSWAY.ID – Hewan ternak jenis kambing, ternyata masih digandrungi masyarakat Kota Banjarbaru sebagai menu makanan untuk merayakan malam pergantian tahun, hal ini dibuktikan dalam penjualan yang meningkat dibanding hari biasanya.

Salah seorang penjual kambing di Jalan Trikora Priyadi mengungkapkan, selama sebulan permintaan Kambing cenderung meningkat terlebih pada Tahun Baru dan Idhul Adha, dengan bisa menjual 100 hingga 200 ekor kambing per bulannya.

“Per bulannya 100 ekor kambing terjual, kalau hari besar seperti Tahun Baru penjualan kami meningkat menjadi 200 ekor per bulannya,” tutur Priyadi, saat dijumpai di kandang kambing miliknya, Minggu (1/1/2023).

~ Advertisements ~
Penjual kambing di Kota Banjarbaru, Priyadi, saat ditemui di kandang kambing miliknya di Jalan Trikora, pada Minggu (2/1). (foto : juwita/newsway.id)

Pria asal Jawa Timur ini mengaku, senang dengan meningkatnya penjualan karena memang biasanya selain Idhul Adha, penjualan kambing di Tahun Baru juga tak kalah meningkat.

“Alhamdulillah penjualan ada peningkatan dibanding sebelumnya, justru di Tahun Baru ini ada peningkatan karena mungkin orang-orang pada stok buat bikin sate atau kambing guling,” jelasnya.

Ia juga membeberkan, harga kambing yang dijualnya saat ini minimal sebesar Rp 2 juta sampai Rp 7 juta per ekornya, sehingga omset yang di raih Priyadi sekitar setengah miliar rupiah di bulan Desember dan saat menjelang hari raya Idul Adha.

“Ketika 200 kambing datang tidak memakan waktu yang lama, hanya satu sampai dua jam kambing sudah habis terjual, karena para pembeli sudah mengantri dan memesan lebih awal,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu warga Kota Banjarbaru yang merayakan malam pergantian tahun, dengan membuat kambing guling, Dayat mengatakan, memilih kambing karena dirasa berbeda dari menu tahun baru biasanya.

“Karena menu ayam ataupun jagung sudah biasa disajikan pada malam tahun baru, jadi kali ini kami mau yang unik membuat kambing guling sebagai menu spesial,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, harga kambing yang ia beli berkisar Rp 3,5 juta dan sudah termasuk dengan alat masak serta bumbu-bumbu untuk kambing guling.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

Kontingen Festival Budaya Kabupaten Pulang Pisau mengikuti pawai budaya pada pembukaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 di Kota Palangka Raya, Minggu (17/5/2026). Kontingen Pulang Pisau tampil dengan busana adat dan ornamen khas daerah sebagai upaya memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas.( Foto: Winda/newsway.co.id)
Pemerintah Kabupaten Banjar mengikuti peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui zoom meeting di Aula Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar. (foto: rsb)