Percepat Penurunan Stunting, BapperidaBalangan Evaluasi Data Aksi Konvergensi

27 Juli 2026
Bapperida Balangan menggelar evaluasi dan pendampingan akselerasi keterisian data Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting. (Foto: istimewa/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan terus mengoptimalkan upaya percepatan penurunan stunting melalui penguatan kualitas data dan pelaporan program. Langkah tersebut dilakukan dengan menggelar evaluasi serta pendampingan akselerasi keterisian data dan informasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) di Aula I Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, kecamatan, dan puskesmas. Hadir pula narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan pendampingan terkait pengisian aplikasi Web Aksi Bangda.

Kepala Bidang Sinkronisasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Balangan, Agus Minawati, mengatakan penguatan kualitas data menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan stunting di daerah.

“Penurunan stunting di Kabupaten Balangan belum menunjukkan hasil yang signifikan. Saat ini Balangan masih berada pada posisi tiga terbawah, sehingga diperlukan penguatan koordinasi dan kualitas pelaporan agar intervensi yang dilakukan lebih efektif,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, narasumber dari Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Agnes Margaretha, menjelaskan adanya perubahan mekanisme aksi konvergensi yang kini terdiri atas empat aksi utama dan dua aksi pendukung.

Menurutnya, pembaruan juga diterapkan pada aplikasi Web Aksi Bangda, di mana proses penginputan data kini melibatkan pemerintah kecamatan, tidak lagi hanya dilakukan oleh OPD tingkat kabupaten.

“Melalui aplikasi terbaru, kecamatan ikut berperan dalam penginputan data sehingga pelaksanaan aksi konvergensi menjadi lebih terintegrasi,” jelas Agnes.

Ia menambahkan, terdapat 31 indikator yang wajib dilengkapi beserta dokumen pendukung, mulai dari data jumlah penduduk, balita, prevalensi stunting, hingga ketersediaan tenaga gizi dan dokter di setiap wilayah.

Data tersebut akan menjadi dasar pemantauan pemerintah pusat sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan dan intervensi penurunan stunting yang lebih tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap seluruh data aksi konvergensi dapat terisi secara lengkap, akurat, dan tepat waktu sehingga pelaksanaan program percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih optimal.(nw)

Reporter : M Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog