NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU — Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menjalani asesmen lapang re-akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, pada 3 hingga 4 Februari 2026.
Asesmen lapang ini semula dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, namun pelaksanaannya dipadatkan setelah dilakukan penyesuaian teknis antara tim asesor dan pihak perguruan tinggi.
Ketua Program Studi THP FPIK ULM, Dr. Candra S, Pi., M.Si mengatakan, asesmen lapang merupakan tahapan penting dalam proses perpanjangan akreditasi program studi sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap kinerja akademik dan tata kelola prodi.
“Pada tahap ini asesor melakukan klarifikasi dan verifikasi data. Hasil akhirnya belum ditetapkan karena keputusan akreditasi berada di Dewan Eksekutif BAN-PT,” katanya, Kamis (5/2/2026).

Tim asesor yang ditugaskan BAN-PT terdiri dari dua akademisi, yakni Dr. Ir. Gatot Priyanto dari Universitas Sriwijaya sebagai Asesor I dan Prof. Dr. Rifda Naufalin, SP., M.Si dari Universitas Jenderal Soedirman sebagai Asesor II.
Dalam asesmen tersebut, asesor memberikan catatan terkait capaian kinerja Program Studi THP sekaligus menyampaikan sejumlah rekomendasi yang diharapkan dapat menjadi bahan penguatan dan pengembangan ke depan.
Proses asesmen melibatkan berbagai unsur, baik dari internal maupun eksternal kampus. Unsur internal meliputi Unit Pengelola Program Studi (UPPS) tingkat fakultas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, laboran, staf administrasi, serta mahasiswa.
Sementara itu, unsur eksternal mencakup alumni, pengguna lulusan, dan mitra kerja sama. Pengguna lulusan Prodi THP berasal dari sejumlah instansi, di antaranya PPI Banjar Raya Banjarmasin, Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Kalimantan Selatan, PT Wirantono Baru Banjarmasin, Balai Penerapan Mutu Hasil Perikanan Banjarbaru, serta Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan.
Selain instansi pemerintah, mitra dari kalangan UMKM juga turut dilibatkan, yakni Rini Amplang dan Pempek Windy yang selama ini bekerja sama dengan Prodi THP dalam kegiatan magang mahasiswa serta pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Asesmen lapang ini juga dihadiri Rektor ULM, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si. Kehadiran pimpinan universitas tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan mutu akademik, khususnya dalam mendorong bertambahnya program studi berakreditasi unggul di lingkungan ULM.
Dr. Candra berharap proses re-akreditasi ini dapat menghasilkan predikat terbaik sekaligus menjadi momentum perbaikan berkelanjutan.
“Selain target akreditasi unggul, kami ingin menjadikan evaluasi ini sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Prodi Teknologi Hasil Perikanan,” pungkasnya.(nw)
