Puting Beliung Terjang Cilongok Banyumas, 27 Rumah Terdampak, Tiga Rusak Parah

by
23 Februari 2026
Kondisi Cilongok Banyumas usai diterjang puting beliung. (Foto : Suho/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, JAWA TENGAH – Angin puting beliung menerjang Grumbul Bedolan, Desa Cilongok, RT 07 RW 04, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Minggu (22/2/2026) sekira pukul 14.00 WIB. Terjangan angin terjadi saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut.

Data sementara mencatat sedikitnya 27 rumah warga mengalami kerusakan. Tiga rumah dilaporkan rusak berat, masing-masing milik Sukir, Rasitem, dan Talkis. Sejumlah pohon tumbang menimpa bangunan, sementara puluhan rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap dan struktur ringan hingga sedang.

Peristiwa berlangsung singkat namun berdampak cukup parah. “Hujan deras tiba-tiba datang disertai angin sangat kencang. Tidak lama, tapi cukup kuat sampai merobohkan beberapa pohon,” ujar Nakhid, warga RT 06 RW 04 Desa Cilongok, yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Meski kerusakan material cukup luas, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian ditaksir rata-rata mencapai sekitar Rp10 juta per rumah, bergantung pada tingkat kerusakan yang dialami.

Aparat gabungan bergerak cepat. Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Cilongok bersama perangkat desa langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta memastikan kondisi warga terdampak. Warga yang tinggal di sekitar pohon besar diimbau meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.

Kepala Dusun III Desa Cilongok, Nizar Muzaki, menegaskan bahwa bencana tersebut murni dipicu cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Cilongok. “Kami terus memantau perkembangan situasi dan akan segera melaporkan apabila ada kondisi lanjutan yang menonjol,” ujarnya.

Pemerintah desa kini berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menggelar kerja bakti membersihkan material pohon tumbang dan membantu perbaikan rumah warga terdampak. Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan dan penanganan darurat masih berlangsung di lokasi kejadian.(nw)

Reporter: Suho

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)