RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan

29 April 2026
RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan ( Foto : Diskominfo/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – RSUD Pangeran Jaya Sumitra (PJS) Kotabaru terus berupaya meningkatkan standar pelayanan kesehatan melalui transparansi dan partisipasi publik.

Langkah ini diwujudkan dengan digelarnya Forum Konsultasi Publik (FKP) yang berlangsung di Meeting Room Lantai 5 Hotel Grand Surya Kotabaru, Selasa (28/4/2026).

Forum strategis ini bertujuan untuk menjaring masukan, kritik, dan saran dari berbagai pemangku kepentingan guna menciptakan sistem layanan kesehatan yang lebih efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

~ Advertisements ~

Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, H Eka Saprudin, AP., M.AP, yang membuka acara tersebut secara resmi, menekankan bahwa kesehatan adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar, ia meminta hasil dari forum ini benar-benar dijadikan dasar perbaikan internal rumah sakit.

“Kritik dari masyarakat jangan dianggap angin lalu, tapi jadikan bahan evaluasi. Saya menekankan agar seluruh tenaga kesehatan mengedepankan sikap ramah, ikhlas, dan profesional. Inovasi seperti sistem penilaian kepuasan yang transparan juga sangat diperlukan,” tegas Sekda.

Melalui forum ini Sekda berharap terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah, penyedia layanan, dan masyarakat dalam upaya bersama meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten Kotabaru.

“Tentu dengan forum ini pemerintah berharap kerjasama semakin solid untuk tujuan yang sama, pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Pangeran Jaya Sumitra, dr  H  Aswin Febria, Sp.An, TR, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa layanan IGD beroperasi 24 jam penuh sebagai garda terdepan rumah sakit.

 Ia menyebutkan, rata-rata kunjungan pasien IGD mencapai hampir 1.000 pasien per bulan, dengan waktu respons penanganan ditargetkan kurang dari lima menit sejak pasien datang.

“Pelayanan diberikan berdasarkan tingkat kegawatdaruratan tanpa membedakan status jaminan pasien. Saat ini Kabupaten Kotabaru telah mencapai Universal Health Coverage (UHC), sehingga seluruh masyarakat telah terjamin dalam pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Meski menghadapi tantangan seperti keterbatasan ruang dan sumber daya, dr  Aswin menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pembenahan alur rujukan serta evaluasi berkala demi kenyamanan pasien.

Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan penandatanganan berita acara Forum Konsultasi Publik oleh Plh. Direktur RSUD Pangeran Jaya Sumitra, dr. Nasar Radfan, M.Ked.Trop., MMRS.(nw)

Reporter : Rizal

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog