Safari Ramadan di Sungai Tabuk, Bupati Banjar Salurkan Bantuan dan Serap Aspirasi Warga

21 Februari 2026
Bupati Banjar laksanakan Safari Ramadhan di Sungai Tabuk. (Foto : RSB/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Momentum Ramadan dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Banjar untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Bupati Banjar H Saidi Mansyur bersama Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas melaksanakan Safari Ramadan 1447 H di Masjid Baitul Atiq, Desa Keliling Benteng Ilir, Kecamatan Sungai Tabuk, Jumat (20/02/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah H Yudi Andrea, jajaran staf ahli, para asisten, kepala SKPD, hingga pimpinan perusahaan daerah.

Bupati Banjar, H Saidi Mansyur menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Melalui pertemuan langsung di tingkat desa, pemerintah daerah ingin memastikan berbagai kebutuhan dan aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik.

“Pertemuan seperti ini penting agar koordinasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa semakin kuat. Dari sinilah kami bisa mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

~ Advertisements ~

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Banjar juga menyerahkan sejumlah bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

Bantuan yang diberikan antara lain hibah untuk rumah ibadah dan lembaga pendidikan, bantuan keuangan khusus bagi desa untuk peningkatan sarana prasarana tempat ibadah, satu boks Al-Qur’an terjemahan Bahasa Banjar, serta dukungan bagi Yayasan Pendidikan Islam Nurul Hidayah dan Yayasan Baitul Muttaqin.

Selain itu, masyarakat juga menerima paket sembako, bantuan logistik pascabencana, serta bantuan perlengkapan ibadah berupa satu set mukena dari Ketua TP PKK Kabupaten Banjar.

Saidi juga mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci dengan meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak kegiatan keagamaan di masjid maupun langgar.

Menjelang waktu berbuka, kegiatan diisi tausiyah oleh Habib Abdullah bin Agil yang menyampaikan pesan tentang makna puasa Ramadan. Ia mengingatkan tiga fase utama Ramadan, yakni sepuluh hari pertama sebagai fase rahmat, sepuluh hari kedua sebagai masa ampunan, dan sepuluh hari terakhir sebagai momentum pembebasan dari api neraka.

Safari Ramadan tersebut berlangsung khidmat dan diakhiri dengan buka puasa bersama masyarakat setempat.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog