NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Kepolisian Sektor Liang Anggang melakukan pengamannan seju.lah 16 remaja yang sebelumnya diamankan sejumlah warga di, Bina Putra, Kelurahan Guntung Payung pada pukul 03.00 wita Selasa (11/03/2015) dini hari.

Sejumlah remaja tersebut diamankan warga di jalan baru arah bandara Syamsudin Noor, lalu setelah ada laporan diamankan ke Polsek Liang Anggang yang kebetulan saat itu ada petugas patroli.


Menurut keterangan Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kapolsek Lia g Anggang, Kompol Imam Suryana ada yang kedapatan membawa senjata tajam.
“Sebanyak 10 orang pertama berhasil diamankan, namun kemudian polisi menerima informasi tambahan dari masyarakat yang juga telah mengamankan 6 orang lainnya. Dari kelompok tersebut, polisi menemukan beberapa individu yang membawa senjata tajam jenis celurit yang telah dimodifikasi hingga hampir menyerupai samurai,” jelas Imam saat konfrensi pers di kantornya.
Imam menambahkan sebagian besar dari mereka masih berusia di bawah umur, dengan rentang usia 15 hingga 16 tahun.
“Mereka berasal dari berbagai daerah, termasuk Banjarbaru, Banjarmasin, Sungai Lulut, dan Kelayan. Sebagian besar mengaku berkumpul untuk sekadar jalan-jalan atau mencari hiburan. Motif mereka masih kami dalami, namun dari pengakuan mereka, sebagian besar hanya ingin berkeliling dan mencari hiburan,” tambahnya.
Saat ditanya apakah mereka adalah gangster, Imam memgatakan sampai sejauh ini belum ada indikasi ke arah itu.
“Belum ada informasi yang kami dapatkan tidak ada arah ke gangster,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga berencana melakukan komunikasi lebih lanjut dengan yayasan rehabilitasi untuk menangani remaja-remaja yang terlibat dalam kenakalan remaja dan peredaran senjata tajam ini.
“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak segan untuk melapor jika mengetahui adanya tindakan serupa di lingkungan mereka,” ucapnya.
Pihak kepolisian juga menegaskan pentingnya peran orang tua dan aparat pemerintah dalam mengawasi dan membimbing anak-anak di lingkungan masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami akan bekerja sama dengan RT, RW, dan Babinsa untuk lebih meningkatkan pengawasan serta menyarankan orang tua untuk lebih memperhatikan kegiatan anak-anak mereka, terutama menjelang Lebaran. Saya juga mengimbau agar masyarakat segera melaporkan jika melihat kegiatan serupa. Kita akan terus mengoptimalkan patroli, bekerja sama dengan warga dan aparat setempat untuk menjaga keamanan lingkungan,” tandasnya.