Wakil Ketua II, DPRD Kota Banjarbaru Apresiasi Angkutan Juara

by
4 September 2024
Wakil Ketua II, DPRD Kota Banjarbaru Napsiani Samandi (nomor 4 dari kanan) tampak foto bersama dengan Wali Kota dan jajaran Kemenhub saat launching Angkutan Gratis. (Foto : Suroto/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Wakil Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Napsiani Samandi turut mengapresiasi inovasi Pemerintah Kota Banjarbaru terkait angkutan masal gratis yang baru-baru ini dilaunching oleh Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mudti Ariffin di lapangan Dr Murdjani.

“Saya kira kalau kita melihat dari rencana programming bahwa ini dalam rangka membantu masyarakat di pinggiran dalam rangka mengatasi persoalan transportasi. Sehingga bagi masyarakat bisa menekan biaya pengeluaran atau bagi mereka yang alat tranportasi terbatas bisa terbantu dengan adanya angkutan ini,” jelasnya saat ditemuai di ruangannya Selasa (3/9/2024).

Ia juga menyampaikan, sebagai seorang legislator yang merupakan replikasi masyarakat mengaku merespon pisitif kebijakan Wali Kota dalam rangka  memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan adanya trayek-trayek feeder tersebut.

“Program ini mendapat restu dari Kementerian Perhubungan, tentunya kami sangat mendukung sekali. Apalagi di Indonesia ini baru ada tiga daerah transportasi dengan skema Buy The Service salah satunya Kota Banjarbaru, mestinya kita bangga dengan inovasi ini,” ungkapnya.

Saat ditanya apakah pemerintah yang menyediakan armada dan pihak ketiga yang menjalankan,  politisi PPP tersebut mengatakan bahwa pemerintah hanya membayar jasa.

Wakil Ketua II, DPRD Kota Banjarbaru, Napsiani Samandi foto di depan angkutan Juara yang baru saja dilaunching. (Foto : Suroto/newsway.id)

“Kebijakan ini adalah menggunakan vendor ataupun pihak ketiga, pemerintah membayar jasa  bagi penyedia angkutan itu dengan nominal 6.500 per km. Nah tahap ini dilakukan uji coba ya coba nanti kalau pada saatnya kita lihat perkembangannya,” tambahnya lagi.

Napsiani menekankan bahwa pemeritah berkewajiban memberikan pelayanan kepada masyarakat salah satunya angkutan yang nyaman, aman.

“Kemudian program-program lain juga pelayanan kepada masyarakat, pemerintah  sebagai publik servis harus terus melakukan inovasi untuk kesejahteraan dan kenyamanan bagi masyarakatnya,” tambahnya lagi.

Lantas saat ditanya adanya gejolak dari Organda Kota Banjarbaru yang merespon keberadaan angkutan gratis, Napsiani mengatakan bisa dikaji ulang.

“Ini kan tahap uji coba masih bisa dikaji ulang lagi soal trayeknya. Terus kalau mereka ingin juga ikut andil maka benahi dulu armadanya, kelengkapan dokumentasi, ijin trayek dan lain sebagainya. Sebab ada kriteria tertentu yang dikeluarkan oleh Kemenhub terkait standarisasi angkutan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)