Wali Kota Banjarbaru Tandatangani MoU dengan BPSDMP, Kuatkan Layanan Transportasi Daerah

1 Mei 2026
Wali Kota banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby saat menandatanagani MoU bersama BPSDMP Kemenhub RI, Suharto. (Foto : MC/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Langkah dan harapan baru dilakukan oleh Pemerintah Banjarbaru untuk terus memajukan Kota Idaman tercinta, bersama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia resmi menjalin kerja sama strategis.

Dalam upaya memperkuat sektor transportasi berbasis sumber daya manusia unggul terobosan tersebut merupakan komitmen yang ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) yang berlangsung di Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL), Jakarta Selatan, Kamis (30/04/2026).

Wali Kota banjarbaru yang hadir langsaung di dampingi Kadishub, M Mirhansyah dan Kepala BKPSDM, Slamet R menandatangni kerjasama tersebut, bahkan tidak hanya sekadar seremonial, kerja sama ini langsung ditindaklanjuti dengan dua Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis.

~ Advertisements ~

Kerjasam pertama, antara Politeknik Transportasi Darat Indonesia STTD dengan Pemko Banjarbaru dalam pemenuhan SDM transportasi darat. Kedua, antara Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan dengan Pemko Banjarbaru yang fokus pada penguatan SDM di bidang keselamatan dan perhubungan darat.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan transportasi di Banjarbaru tak lagi sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menitikberatkan pada kualitas manusia sebagai penggerak utama sistem.

Kepala BPSDMP Kemenhub RI, Suharto, menegaskan bahwa kualitas layanan transportasi tidak bisa dilepaskan dari kapasitas SDM yang mengelolanya.

“Sinergi ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan sistem transportasi yang lebih modern, aman, dan efisien,” ujarnya.

Selaras dengan pernyataan di atas, Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, menyebut kerja sama ini sebagai langkah krusial di tengah pesatnya perkembangan kota.

“Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru dihadapkan pada tantangan mobilitas yang semakin kompleks dan dinamis,” ucapnya.

Wali Kota menambahkan, kerja sama itu tidak hanya menjadi tonggak baru bagi Banjarbaru, tetapi juga model sinergi pusat dan daerah dalam membangun sistem transportasi nasional yang berdaya saing tinggi dimulai dari investasi pada manusianya.

Kesepakatan tersebut dirancang untuk mengoptimalkan penyelenggaraan transportasi di Kota Banjarbaru melalui tiga fokus utama, Pengembangan kompetensi SDM, yakni peningkatan kompetensi aparatur pemerintah dan masyarakat di bidang transportasi,” ucapnya’

Selain itu adalah sinkronisasi kajian teknis antara pusat dan daerah, yakni guna mendukung konektivitas wilayah secara menyeluruh dan pemanfaatan fasilitas pendidikan dan pelatihan milik Kemenhub.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas pendidikan dan pelatihan di lingkungan BP2TL Jakarta, peninjauan ini menjadi bukti kesiapan infrastruktur pelatihan dalam mencetak SDM transportasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog