Warga Mantimin Digegerkan Penemuan Jasad Pria di Sungai

by
22 April 2026
Proses mengevakuasi jasad pria yang ditemukan mengambang di sungai kecil Tapau Desa Mantimin, Batumandi. (Foto: istimewa/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Warga Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang laki-laki yang mengambang di sungai kecil kawasan Jalan Tapau pada Selasa (21/4/2026) malam.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang hendak memancing di sekitar lokasi. Saat melihat benda mencurigakan menyerupai tubuh manusia, saksi langsung melaporkannya kepada aparat desa dan pihak kepolisian.

Ketua RT 03 Desa Mantimin, Subai, mengonfirmasi bahwa korban merupakan warganya bernama Ardiansyah (66). Ia menyebut, korban memang kerap beraktivitas di lokasi tersebut karena memiliki pondok dan kebun sawit di seberang sungai.

~ Advertisements ~

“Jasad awalnya ditemukan oleh warga yang ingin memancing, lalu segera dilaporkan. Saat ditemukan, kondisinya sudah membengkak dan mengambang di sungai dekat kebun sawit miliknya,” ujar Subai.

Pihak Polres Balangan yang menerima laporan langsung melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi melalui Kasi Humas AKP AW Djati menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim Inafis, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ada tanda kekerasan fisik dan setelah dicek pada bagian dada, terjadi pembengkakan kemungkinan kemasukan air,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, saat ditemukan, jasad korban berada dalam posisi tengkurap di aliran sungai kecil dengan kedalaman sekitar satu meter, tepat di samping pondok miliknya.

Tim Inafis juga mencatat kondisi kulit korban yang sudah melepuh, yang mengindikasikan korban telah meninggal atau tenggelam sekitar 10 jam sebelum ditemukan.

Lebih lanjut, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma dan maag. Selain itu, di lokasi kejadian juga ditemukan obat-obatan milik korban.

“Korban juga disebut pernah roboh baru-baru ini, sehingga kuat dugaan penyebab tenggelam karena jatuh di sungai,” tambahnya.

Sebelumnya, jasad korban pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 21.30 WITA setelah terlihat mengambang di aliran sungai kecil di samping pondoknya.

Proses evakuasi dilakukan pada malam hari oleh relawan bersama aparat kepolisian, sebelum jenazah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar yang tidak menyangka korban ditemukan dalam kondisi tragis di lokasi yang biasa ia datangi. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan tidak adanya unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut. (nw)

Reporter : M Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog