Inilah Sosok H Rozanie, Pejuang Partai NasDem dengan Jalan Mulusnya

by
7 Juni 2024
Pejuang Partai NasDem H Akhmad Rozanie Hinawan Nugraha, atau biasa dikenal dengan H Zanie (foto.dpp.nasdem/newsway.id)

H Akhmad Rozanie Hinawan Nugraha, atau biasa dikenal dengan H Zanie, adalah pria kelahiran 28 Maret 1983 yang menyatakan akan ikut dalam kontestasi Pilkada Kalsel 2024 sebagai calon Wakil Gubernur.

H Zanie adalah putra ketiga dari pasangan Drs H Noor Fauzie Iberahim dan Hj Noor Jannah, asli dari Kampung Kadi atau Kerapatan Qadhi, Tri Kesuma, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Pria yang sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai NasDem untuk mendampingi Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah ini memiliki garis keturunan yang terhubung dengan Kiai Dipasanta (Ahmad bin Pardi Bin Ahmad), yang namanya diabadikan dalam kitab Sajaratul Arsyadiyah.

Sejak kecil, Rozanie sering berpindah-pindah rumah dan beradaptasi di tempat baru mengikuti abah dan mamanya yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil.

~ Advertisements ~

H Zanie masih sering bernostalgia dan sesekali melakukan napak tilas ke Anjir dan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, mengenang masa kecil yang sulit dilupakan.

Di daerah yang cukup terpencil tersebut, ayahnya menjabat sebagai camat selama empat tahun di Anjir dan lima tahun di Tamban.

~ Advertisements ~

“Melelahkan naik sepeda motor melalui jalan sepi, sempit, rusak, dan sesekali melewati pematang sawah dengan jarak yang memutar bila menuju Marabahan, ibu kota Barito Kuala cukup jauh,” kenang Rozanie.

Setelah dari Barito Kuala, Rozanie kembali berpindah ke Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, dan tinggal di sana sekitar delapan tahun.

Akhirnya, ayahnya mengakhiri karirnya sebagai Sekda di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sementara ibunya, yang berprofesi sebagai guru, harus berpindah-pindah dari Anjir, Tamban, Bati-Bati, hingga akhirnya pensiun di Martapura.

Berbicara soal dunia politik, lelaki yang ceria ini memulai karier politiknya ketika menempati posisi Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Banjar pada tahun 2014.

Di bawah kepemimpinannya, partai yang dipimpin Surya Paloh itu berhasil merebut tiga kursi di DPRD Kabupaten Banjar, dari sebelumnya yang kosong.

Keberhasilan tersebut menarik perhatian partai, dan pada tahun 2016, Rozanie naik menjadi Sekretaris DPW Partai NasDem Kalsel. Dalam posisinya ini, ia berhasil mendapuk kader menjadi wakil bupati dan kemudian bupati.

Berkat perjuangannya bersama semua komponen partai, kursi DPRD Kabupaten Banjar bertambah menjadi tujuh kursi dan di provinsi menjadi empat kursi, secara simultan menaikkan kursi di dapil yang menjadi basis perjuangannya.

Tahun 2024 ini, H Zanie mendapatkan kepercayaan luar biasa dari Partai NasDem, yang telah melalui masa adaptasi yang sulit dari perubahan struktur partai.

Mulai dari Ketua DPW hingga pergantian Ketua DPD se-Kalsel, pergantian ini membuahkan hasil dengan meroketnya kursi NasDem di seluruh dapil.

Hampir semua sosok yang diangkat menjadi ketua DPD adalah kader yang memiliki tekad membesarkan partai dan rela berjuang di garis pergerakan.

Kini, bersama Acil Odah, H Zanie akan menapaki puncak tertinggi pemimpin di Kalimantan Selatan. Apakah perjuangannya kali ini akan semulus perjuangannya di Partai NasDem, kita tunggu debutnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)