Gubernur Kalimantan Selatan Beri Perhatian Khusus kepada Korban Banjir di Tanah Bumbu

by
9 Juni 2024
Tim Reaksi Cepat serta Badan Penanggulangan Daerah berkolaborasi diturunkan pemerintah provinsi kalsel untuk membantu masyarakat terdampak bencana banjir, di beberapa Kecamatan Kabupaten Tanah Bumbu (foto.mc.prov.kalsel/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, memberikan perhatian khusus untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir di beberapa kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, upaya penanggulangan dan bantuan sosial terus dilakukan secara intensif.

“Saya telah memberikan arahan penting kepada BPBD Kalsel dan dinas terkait Pemprov Kalsel untuk mengambil peran nyata dalam membantu masyarakat terdampak banjir. Arahan ini telah direspon cepat oleh BPBD Kalsel,” ujar Sahbirin Noor pada Sabtu (8/6/2024).

Sahbirin Noor menekankan bahwa setiap bencana harus ditangani dengan sigap oleh semua pihak, terutama perangkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi di bidang kebencanaan. Gubernur Kalsel mengingatkan bahwa bencana alam tidak dapat diprediksi, sehingga langkah cepat dan kolaboratif sangat diperlukan, termasuk dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen serta memberikan bantuan logistik.

Di lapangan, terlihat BPBD Provinsi Kalsel bersama masyarakat, TNI/POLRI, BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, organisasi sosial, relawan, dan dunia usaha turut berkolaborasi dalam upaya penanggulangan banjir.

~ Advertisements ~

Kepala BPBD Kalsel, Raden Suria Fadliansyah, menjelaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Tanah Bumbu sesuai arahan langsung dari gubernur.

“Tim Reaksi Cepat BPBD Kalsel saat ini berada di lokasi banjir untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen membantu masyarakat. Pada Kamis malam, 6 Juni 2024, bantuan logistik berupa sembako dan peralatan seperti terpal dan matras diserahkan kepada BPBD Kabupaten Tanah Bumbu untuk disalurkan ke pos-pos lapangan,” terang Suria.

~ Advertisements ~

Selain itu, tim BPBD Kalsel dan relawan langsung memantau lokasi bencana banjir di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Sabtu, 8 Juni 2024, untuk memperkuat personil di lapangan.

Berdasarkan data yang diterima Pusdalops BPBD Provinsi Kalsel, per Sabtu pagi, 8 Juni 2024, bencana banjir di Kabupaten Tanah Bumbu terjadi pada Selasa, 4 Juni 2024. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan naiknya air Daerah Aliran Sungai (DAS) ke permukaan jalan dan merendam beberapa rumah serta persawahan warga, sehingga mengganggu aktivitas dan transportasi di beberapa kecamatan/desa di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan naiknya air Daerah Aliran Sungai (DAS) ke permukaan jalan dan merendam beberapa rumah dan persawahan warga, sehingga berdampak terganggunya aktivitas warga dan jalan transportasi di beberapa kecamatan/desa di Kabupaten Tanah Bumbu,” jelas Suria.

Upaya ini menunjukkan komitmen Pemprov Kalsel dalam memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam, serta memastikan langkah-langkah penanggulangan bencana dilakukan dengan cepat dan efektif.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)