Cegah Konflik dan Narkoba, Kesbangpol Banjar Bekali Ormas Deteksi Dini

Kegiatan peningkatan kapasitas intelijen dan kewaspadaan dini bagi organisasi kemasyarakatan (ormas). (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Upaya menjaga stabilitas daerah terus diperkuat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banjar melalui kegiatan peningkatan kapasitas intelijen dan kewaspadaan dini bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) yang digelar di Hotel Grand Qin, Rabu (6/05/2026).

Kegiatan ini menyasar berbagai elemen strategis, seperti Forum Kerukunan Umat Beragama, Forum Pembauran Kebangsaan, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia hingga Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.

Kepala Kesbangpol Banjar, Tofik Norman Hidayat menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat peran ormas dalam mendeteksi potensi konflik sejak dini.

~ Advertisements ~

“Sasarannya agar mereka bisa ikut melakukan deteksi dini terhadap potensi gesekan di masyarakat, sehingga bisa dicegah sebelum berkembang lebih luas,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) yang saat ini perlu diwaspadai di Kabupaten Banjar, mulai dari maraknya penyebaran hoaks, potensi konflik sosial, hingga ancaman radikalisme dan terorisme.

Kondisi masyarakat yang beragam dari sisi suku dan agama juga memerlukan pengelolaan yang bijak agar tidak memicu gesekan.

Terkait agenda politik seperti pemilihan kepala desa, Tofik menegaskan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada momen tersebut, tetapi mencakup semua potensi konflik yang bisa muncul di masyarakat.

“Baik itu Pilkada, Pilkades, maupun kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan gesekan, semuanya menjadi bagian dari pencegahan dini,” tegasnya.

Selain itu peredaran narkotika juga menjadi perhatian serius. Ia mengungkapkan bahwa kasus narkoba di Kabupaten Banjar memiliki skala yang cukup besar dan berpotensi mengganggu keamanan daerah.

“Peredaran narkoba ini nyata dan skalanya besar. Ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Di sisi lain ia juga mengingatkan, paham radikalisme kini mulai menyasar kalangan muda, termasuk pelajar, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang lebih masif dan terstruktur.

Melalui kegiatan ini, Kesbangpol Banjar berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kondusivitas wilayah, sekaligus mencegah berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog