Aditya Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023 ke DPRD

by
10 Juni 2024
Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin didampingi Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono menyerahkan berkas Raperda LKPJ 2023 kepada Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah Akbar dan jajaran pimpinan DPRD. (Foto : Humas DPRD/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin menyampaikan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pertanggungjawaban APBD tahun 2023 ke DPRD dalam sidang Paripurna DPRD Senin (10/6/2024).

“Pemkot telah berhasil mengelola anggaran dengan baik pada tahun 2023, sehingga mencapai surplus dan melebihi target pendapatan yang telah ditetapkan,” ujar orang nomor satu di Banjarbaru itu.

Menurut Aditya, surplus anggaran terjadi karena pendapatan daerah lebih besar dibandingkan belanja yang mencapai Rp1,5 triliun dengan realisasi pendapatan asli daerah mencapai 115,02 persen.

Aditya menekankan, pihaknya sangat bersyukur karena pencapaian kinerja yang berhasil diraih Pemko Banjarbaru sangat baik terutama dari sisi pendapatan yang mengalami kenaikan dan melampaui target.

~ Advertisements ~

“Alhamdulillah, pendapatan selama dua tahun pada 2022 dan 2023 naik hingga melampaui target. Bahkan menjadikan realisasi pendapatan tertinggi se-Indonesia sebesar 115,05 persen,” tegasnya.

Aditya juga menyampaikan, Pemko Banjarbaru juga berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas audit dari BPK RI terhadap laporan keuangan tahun 2023 yang diraih selama 9 tahun berturut-turut.

~ Advertisements ~

“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakar, pegawai dan anggota DPRD yang mendukung pemerintahan. Sehingga Pemko mampu meraih prestasi yang diharapkan selalu terwujud di masa akan datang,” tambahnya.

Ia juga mengatakan kedepan pihaknya terus berupaya agar Pemko Banjarbaru mampu meningkatkan kemandirian daerah melalui optimalisasi APBD maupun PAD dengan memaksimalkan segala potensi yang dimiliki.

“Kami berharap, meningkatnya APBD maupun PAD, berdampak terhadap semakin meningkat kesejahteraan masyarakat. Apalagi saat ini Banjarbaru sudah menjadi Ibu Kota Provinsi Kalsel semakin maju,” katanya.

Sementara itu, raperda LKPj tahun 2023 akan disarankan fraksi-fraksi melalui pemandangan umum yang dijadwalkan, Selasa (11/6/2024) dan diharapkan bisa ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Di sisi lain, Ketua DPRD Banjarbaru Fadliansyah mengatakan, pihaknya melalui fraksi yang ada di lembaga legislatif siap membahas pertanggungjawaban APBD 2023 yang disampaikan Wali Kota Banjarbaru.

“Kami sudah menerima buku tentang rancangan pertanggungjawaban APBD 2023 dan siap membahasnya melalui fraksi-fraksi terutama terkait rekomendasi BPK,” ujar Fadliansyah usai rapat paripurna DPRD.

Menurut Fadliansyah, rekomendasi dan petunjuk yang disampaikan oleh BPK RI sudah seharusnya cepat dan tepat dipenuhi Pemko Banjarbaru sehingga tidak menjadi temuan yang bisa berimplikasi hukum.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)