Sumur Bor di Beruntung Baru, Solusi Air Bersih dan Pengairan Pertanian Segera Terwujud

by
12 September 2024
Pemerintah Kabupaten Banjar bersama BWS Kalimantan III dan BPBD terus berupaya untuk mempercepat penyelesaian proyek ini guna memberikan dampak positif yang nyata bagi warga (foto.ist/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BERUNTUNG BARU – Masyarakat di beberapa desa di Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, tak lama lagi akan terbebas dari masalah kesulitan air bersih yang selama ini mereka rasakan, terutama saat musim kemarau.

Proyek pembangunan sumur bor di Desa Kampung Baru, yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, saat ini terus menunjukkan progres yang positif.

Berdasarkan laporan yang diterima pada Rabu (11/9/2024), pengerjaan sumur bor tersebut telah mencapai 32,20 persen dengan kedalaman mencapai 128 meter.

“Progres pengerjaan masih terus berjalan. Saat ini sudah mencapai 32,20 persen dan akan terus dipercepat,” ujar Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Warsita.

Sumur bor ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk masalah air bersih yang selama ini menghantui warga, terutama di musim kemarau.

“Kami berencana untuk mengoperasikan sumur bor ini pada bulan Oktober mendatang. Insyaallah, setelah difungsikan, warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” jelas Warsita.

Selain untuk kebutuhan harian, proyek ini juga memiliki manfaat yang lebih luas. Warsita menambahkan, sumur bor ini akan berfungsi sebagai sumber air bagi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sering terjadi di wilayah tersebut.

“Sumur bor ini tidak hanya untuk mengatasi kebutuhan air bersih warga, tetapi juga akan dimanfaatkan untuk penanggulangan Karhutla,” katanya.

Lebih lanjut, sumur bor ini juga diharapkan bisa membantu meningkatkan produktivitas pertanian lokal, khususnya dalam mengairi tanaman padi.

“Sumur bor ini bisa digunakan petani setempat untuk mengairi sawah mereka, sehingga tanaman padi tetap terairi dengan baik meskipun kemarau melanda,” ungkap Warsita.

Dengan pembangunan yang terus berjalan dan target operasional pada bulan Oktober, harapan besar bahwa sumur bor ini akan membawa manfaat yang signifikan bagi masyarakat di Kecamatan Beruntung Baru, baik dalam hal kebutuhan air bersih maupun mendukung sektor pertanian.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)